Daerah

Tahun Baru, Bupati Tanah Datar Ajak Masyarakat Muhasabah

Tanah Datar, Prokabar — Mencegah  terjadinya perbuatan asusila dan penyakit masyarakat dimalam pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten Tanah menghimbau masyarakat untuk tidak merayakannya dengan berkumpul dan sejenisnya. Himbauan ini juga mengacu pada edaran Bupati dengan nomor, 451/1510/Kesra-2018 yang mana masyarakat dihimbau untuk tidak merayakan, berkumpul dan sejenisnya terkait malam pergantian tahun baru yang akan mengundang murka dan bencana dari Allah SWT.

Dalam edaran yang disampaikan melalui kabag Kesra Setda Tanah Datar Afrizon, Minggu (23/12) tersebut bupati juga himbau masyarakat untuk menjaga marwah Kabupaten Tanah Datar yang berfilosofi Adat basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

“Mari kita sambut tahun baru 2019 dengan bermuhasabah, bersyukur dengan memperbanyak ibadah serta berdo’a, semoga Allah.SWT selalu melindungi kita semua.” Ucapnya

Muhasabah berasal dari kata hasiba yahsabu hisab, yang secara etimologis melakukan perhitungan. Dalam terminologi syari’ muhasabah merupakan sebuah upaya evaluasi diri terhadap kebaikan dan keburukan yang kita lakukan dari semua aspek.

“Bupati juga ingatkan agar masyarakat memperhatikan lingkungannya agar terbebas dari perbuatan maksiat dan penyakit masyarakat lainnya. Kepada pengelola, pemilik maupun pelaku wisata untuk tidak melakukan aktifitas kewisataan pada malam pergantian tahun baru.

Masyarakat diminta untuk menjaga ketertiban, keamanan lingkungan, tidak membakar petasan, mercon, ataupun kembang api dan konvoi-konvoi di jalan raya.

“Kepada Wali Nagari, Ninik Mamak dan Alim Ulama, Cerdik Pandai dan Pemuka Masyarakat diharapakan dapat mengawasi serta mengingatkan masyarakat, anak dan kemenakannya untuk tidak melakukan kegiatan pergantian tahun baru,” ujar  Afrizon yang juga Sekretaris MUI Tanah Datar ini. (eym)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top