Tahun Baru, Bupati Tanah Datar Ajak Masyarakat Muhasabah

Penulis -

Minggu, 23 Desember 2018 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar — Mencegah  terjadinya perbuatan asusila dan penyakit masyarakat dimalam pergantian tahun, Pemerintah Kabupaten Tanah menghimbau masyarakat untuk tidak merayakannya dengan berkumpul dan sejenisnya. Himbauan ini juga mengacu pada edaran Bupati dengan nomor, 451/1510/Kesra-2018 yang mana masyarakat dihimbau untuk tidak merayakan, berkumpul dan sejenisnya terkait malam pergantian tahun baru yang akan mengundang murka dan bencana dari Allah SWT.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Dalam edaran yang disampaikan melalui kabag Kesra Setda Tanah Datar Afrizon, Minggu (23/12) tersebut bupati juga himbau masyarakat untuk menjaga marwah Kabupaten Tanah Datar yang berfilosofi Adat basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

“Mari kita sambut tahun baru 2019 dengan bermuhasabah, bersyukur dengan memperbanyak ibadah serta berdo’a, semoga Allah.SWT selalu melindungi kita semua.” Ucapnya

Muhasabah berasal dari kata hasiba yahsabu hisab, yang secara etimologis melakukan perhitungan. Dalam terminologi syari’ muhasabah merupakan sebuah upaya evaluasi diri terhadap kebaikan dan keburukan yang kita lakukan dari semua aspek.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Bupati juga ingatkan agar masyarakat memperhatikan lingkungannya agar terbebas dari perbuatan maksiat dan penyakit masyarakat lainnya. Kepada pengelola, pemilik maupun pelaku wisata untuk tidak melakukan aktifitas kewisataan pada malam pergantian tahun baru.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Masyarakat diminta untuk menjaga ketertiban, keamanan lingkungan, tidak membakar petasan, mercon, ataupun kembang api dan konvoi-konvoi di jalan raya.

“Kepada Wali Nagari, Ninik Mamak dan Alim Ulama, Cerdik Pandai dan Pemuka Masyarakat diharapakan dapat mengawasi serta mengingatkan masyarakat, anak dan kemenakannya untuk tidak melakukan kegiatan pergantian tahun baru,” ujar  Afrizon yang juga Sekretaris MUI Tanah Datar ini. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB