Padang, Prokabar — Tahun 2019, Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) Kota Padang akan lebih meningkatkan pengawasan serta fokus pada penindakan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Inspektorat Kota Padang yang juga Wakil Ketua I Tim Saber Pungli Kota Padang, Corri Saidan saat desiminasi informasi di Media Center Balai Kota Padang, Rabu (9/1).
“Di tahun 2018 lalu, kita lebih terfokus pada pencegahan, banyak pembinaan yang kita lakukan dalam bentuk sosialisasi, seperti pada kepala SD dan SMP yang berada di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Padang, Masyarakat-masyarakat di tempat wisata seperti Pantai Padang, Pantai Air Manis serta di kawasan GOR Haji Agus Salim,” ungkapnya.
Untuk langkah selanjutnya, pihaknya akan membentuk Standar Operasional Prosedur (SOP) Saber Pungli, sehingga Kordinasi antar bidang dalam penindakan juga lebih baik. “Saat ini kita belum punya SOP dari pusat, karena ini kita lebih banyak melakukan sosialisasi ditahun sebelumnya dan hal itu dirasa sudah cukup banyak” ungkapnya.
Untuk itu dirinya berharap dukungan dan sinergi seluruh unsur baik yang internal dari jajaran Pemko Padang sendiri dengan menyiapkan indikator-indikator yang dibutuhkan untuk memaksimalkan kinerja, serta masyarakat kota Padang.
“Dengan adanya dukungan proaktif dari seluruh unsur masyarakat, diharapkan dapat memberikan data dan informasi serta bekerjasama dengan Satgas Saber Pungli. Kita berharap, janganlah masyarakat yang membuat celah-celah terjadinya pungli. Ketika kita mendapati terjadinya pungli mari laporkan ke UPP Satgas Saber Pungli Kota Padang. Bisa melalui WA/SMS ke nomor 08117180117.” ungkapnya.
Lebih lanjut ia menyebutkan, atas kerja keras jajaran Tim Satgas Saber Pungli Kota Padang di 2018, ternyata mampu memberikan hasil dan dampak yang signifikan. Salah satunya dengan diraihnya penghargaan sebagai UPP Satgas Saber Pungli terbaik di tingkat kabupaten/kota se-Sumatera Barat.
“Penghargaan ini dikarenakan UPP Satgas Saber Pungli Kota Padang cukup banyak melakukan penindakan terhadap pelaku pungli baik di sekolah, tempat wisata dan tempat sasaran lainnya. Kemudian juga berkat sosialisasi yang masif pada berbagai kelompok masyarakat di Kota Padang,” terangnya. (hdp)
















