Sumbar Zona Merah, Padang Panjang Kembali Oranye

Penulis -

Minggu, 4 Juli 2021 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang Panjang, Drs. Nuryanuwar, Apt. MM, M.Kes

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang Panjang, Drs. Nuryanuwar, Apt. MM, M.Kes

Padang Panjang, Prokabar – Memasuki minggu ke-70, kasus positif terinfeksi Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus melonjak.

Status provinsi ini sebagaimana dilansir Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar, berada di zona merah. Sementara Kota Padang Panjang kembali ke zona oranye setelah seminggu ini berstatus kuning.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang Panjang, Drs. Nuryanuwar, Apt. MM, M.Kes, Minggu (4/7) membenarkan hal ini.

“Berdasarkan data onset yang dirangkum dari data perkembangan Covid-19 di seluruh kabupaten dan kota serta berdasarkan indikator kesehatan masyarakat, Sumbar kini zona merah dengan skor 1,79. Sedangkan untuk Kota Padang Panjang berada pada zona oranye dengan skor 2,27,” ujarnya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Minggu sebelumnya, kata Pak Ujang (sapaan akrabnya-red), Kota Padang Panjang sudah mencapai posisi berada pada zona kuning dan Sumbar masih berada di zona oranye.

Namun karena adanya beberapa indikator kesehatan masyarakat yang menurun, menyebabkan zona Sumbar menjadi merah dan Kota Padang Panjang menjadi oranye.

Dengan kondisi demikian itu, Pak Ujang kembali mengingatkan, tetap patuhi prokes. Lakukan 6 M di manapun kita berada, karena hanya itu solusinya. Walaupun sudah divaksinasi, tetap jangan sampai abai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Pakailah masker, cuci tangan, jaga jarak. Semuanya berpulang kepada kedisiplinan kita. Jika masih abai dengan protokol kesehatan (prokes) dan tetap berkegiatan dalam kerumunan, saya khawatir Padang Panjang bisa masuk ke zona merah. Dan itu pasti akan berpengaruh terhadap aktivitas dan kehidupan sehari-sehari kita,” ucapnya.

Sampai saat ini, pihak Dinkes terus melaksanakan vaksinasi gratis bagi masyarakat sebagai tindakan preventif.

“Kita semua sudah harus yakin dan percaya bahwa virus itu ada, kita tidak boleh lengah dan lalai lagi. Walaupun sudah menerima vaksinasi Covid-19 tetap patuhi protokol kesehatan dan jangan abaikan prokes tersebut,” imbaunya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Satgas Covid-19 Provinsi Sumatera Barat menetapkan Kota Padang Panjang masuk ke zona oranye (risiko sedang), bersama 11 kabupaten/kota lainnya.

Hanya satu daerah yang berstatus zona merah (risiko tinggi) yaitu Kabupaten Padang Pariaman dan selebihnya berada pada zona kuning (risiko rendah).

“Jika kasus terus bertambah, bukan tak mungkin kota ini berada di zona merah seperti yang dialami Kabupaten Padang Pariaman saat ini. Untuk itu mari sama-sama kita patuhi dan jaga betul protokol kesehatan ini demi kebaikan kita semua,” tuturnya. (*/vina)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB