Padang, Prokabar – Hampir setahun berlalu, Sumbar tetap nomor wahid LGBT di Indonesia. Sabang sampai Merauke.
“Berdasarkan survei sementara menunjukkan jika, Sumatera Barat berada di peringkat pertama secara nasional,” ujar Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit. Itu ia sampaikan pada awal Januari lalu. Pada Selasa (13/11) posisinya tak bergeser.
LGBT secara hebat sudah ditolak oleh massa di Payakumbuh. Walikotanya Reza Palepi turun ke jalan.
Pemerintah dan pemuka agama serta adat sudah membhat hentakan untuk mengusir LGBT dari provinsi itu.
Bahkan kontes Uni Uda kabarnya akan disetop. Ini karena ada beberapa kasus LGBT pelakunya oknum alumni ajang tersebut.
Jamal warga Padang mengaku resah akan kehadiran LGBT. Hal serupa disampaikan Rani, mahasiswa d kota itu.
Sekitar 3 tahun lalu pers di Padang tidak berminat memberitakan LGBT secara mencolok dan besar-besaran namun karena kehadiran kelompok ini masif maka pemberitaan penolakan semakin gencar saja. (nrs)
















