Sumbar Kekurangan 1.400 Penyuluh Pertanian

Penulis -

Kamis, 11 Oktober 2018 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Provinsi Sumatera Barat masih kekurangan tenaga penyuluh pertanian sebanyak 1.400 orang.

“Idealnya jumlah penyuluh pertanian untuk 19 kabupaten dan kota di Sumbar sekitar 2.700 orang, agar pertanian bisa berkembang. Sekarang baru tersedia 1.300 orang,” katanya, Kamis (11/10).

Ia mengatakan itu dalam pertemuan koordinasi dan sinergitas DPW, DPD Perhiptani dengan instansi terkait provinsi dan kabupaten/kota se-Sumbar di Padang.

Irwan menilai peran penyuluh sangat vital untuk mengembangkan pertanian guna meningkatkan kesejahteraan petani.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Penyuluh adalah mediator penyampai teknologi dari sumber kepada petani sekaligus sebagai pendamping dalam penerapannya.

Salah satu hasil kerja penyuluh tersebut adalah peningkatan Sumber daya manusia (sdm) petani yang bermuara pada perubahan pola tanam dari tradisional ke modern berbasis teknologi.

Produksi produk pertanian meningkat pesat hingga memenuhi target swasembada yang dicanangkan pemerintah.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Meski secara jumlah penyuluh masih belum mencukupi, tetapi Irwan mengapresiasi kinerjanya di lapangan yang telah berhasil mendorong terlaksananya swasembada beras di Sumbar.

Produksi padi di Sumbar sejak 2010 terus meningkat yaitu 2,21 juta ton (2010), 2,27 juta ton (2011), 2,36 juta ton (2012), 2,43 juta ton (2013), 2,51 juta ton (2014), 2,55 juta ton (2015), turun sedikit jadi 2,50 juta ton (2016) dan naik lagi jadi 2,77 juta ton pada 2017.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Pada 2018 ditargetkan produksi padi sekitar 2,8 juta ton.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Sumbar, Candra menyebut peran penyuluh sangat besar dalam peningkatan produksi itu selain penambahan lahan tanam padi.

“Ilmu dan pengetahuan yang dimiliki penyuluh ditransfer pada petani kemudian diterapkan hingga pertanian di Sumbar bisa lebih baik dari tahun ke tahun,” katanya. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB