Sumbar Harus Bisa Manfaatkan Kelebihan Energi Listriknya, KADIN : Jangan Jadi Penonton

Penulis -

Rabu, 18 Desember 2019 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar-Kamar Dagang dan Industri (KADIN) meminta pemerintah provinsi agar jeli memanfaatkan peluang besarnya sumber daya energi Sumbar.

Ketua Umum KADIN Sumbar, Ramal Saleh mengatakan, potensi energi yang dimiliki hanya dimanfaatkan provinsi tetangga seperti Riau dan Kepulauan Riau.

“Sementara, kita masih selalu jadi penonton. Investasi dan industri kita jalan di tempat,” ungkapnya pada Prokabar di Padang, Rabu (18/12).

Berdasarkan catatan KADIN, total kapasitas terpasang energi listrik di Sumbar saat ini mencapai 650 MW.

Sementara, kebutuhan beban puncak hanya 450 MW. Artinya, terjadi kelebihan salah satu sumber energi sekunder itu sebesar 200 MW.

Seharusnya, lanjut Ramal Saleh, surplus energi itu bisa dimanfaatkan pemerintah provinsi untuk kemajuan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Bahkan, dengan total kelebihan energi itu, bisa menampung untuk kebutuhan 20 hotel berbintang.

“Jadi, kalau ada yang mau invest, bisa untuk 20 hotel lagi. Masih mampu itu. Nggak akan padam listriknya,” terangnya.

Karena itu, ia meminta Pemprov Sumbar dan pelaku usaha agar duduk bersama. Harus ada sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha.

Jangan lagi main sendiri-sendiri, sehingga tidak ada lagi tuduhan macam-macam terkait perjalanan pemprov ke luar negeri.

Kelebihan sumber daya energi itu harus disosialisasikan. Dengan harapan, investasi dan industri dapat tumbuh.

Sebab, kinerja investasi Sumbar masih jauh dari harapan. Demikian juga dengan industri yang pertumbuhannya masih lamban.

“Kita harus jadi daerah produsen. Jika hanya berfikir jadi konsumen terus, tentu kita akan rugi,” tuturnya.

Karena itu, pemerintah daerah harus fokus mendorong investasi dan industri. Sebab, kelebihan sumber energi merupakan modal besar bagi daerah.

Seperti diketahui, PT Supreme Energy Muara Laboh baru saja mengoperasikan pembangkit tahap 1, dengan kapasitas 85 MW.

Bahkan, kini tengah membicarakan tahap 2 bersama PLN dan Kementerian ESDM, dengan kapasitas 65 MW

Selain itu, Sumbar juga memiliki potensi gas alam di Kabulaten Sijunjung yang setara dengan 210 MW. Saat ini, tengah digarap PT Rezky Bukit Barisan. (Tds)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli
Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat
5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda
JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan
Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
DSI Resmi Menjadi BUMN, Dony Oskaria Umumkan Status Baru Perusahaan
Dony Oskaria: Danantara Andalkan Dividen BUMN, Bukan Jual Aset Negara
Ini 5 Laptop ASUS Zenbook Yang Enak Dipakai Kerja Ngebut

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:59 WIB

50 Orang Pelaku Ekraf Ikuti Skill Up Laboratorium Kemen Ekraf Peduli

Rabu, 24 Juni 2026 - 16:48 WIB

Bajaj-Maxride Resmi Hadir di Kota Bukittinggi, Hadirkan Solusi Transportasi Modern dan Peluang Penghasilan Baru bagi Masyarakat

Senin, 22 Juni 2026 - 21:40 WIB

5 Alasan Memilih Logitech Flagship Store Blibli untuk Perangkat Teknologi Anda

Senin, 8 Juni 2026 - 12:58 WIB

JNE Raih Penghargaan CSR Awards 2026 Lewat Akselerasi Logistik Kemanusiaan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:04 WIB

Teguhkan Komitmen Tanggung Jawab Sosial, JNE Sabet Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB