Sumbar Butuh Peranan Perantau Minang

Penulis -

Minggu, 1 Juli 2018 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Kemajuan pembangunan daerah sangat membutuhkan peran perantau Minang.

Hal ini dikatakan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit pada kegiatan halal bi halal Ikatan Keluarga Minang Jakarta bersama pemerintah provinsi Sumatera Barat di Rumah Makan Sederhana Juanda, kemarin.

“Perantau dalam penyelenggaraan pembangunan daerah Sumatera Barat merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan,” ujar Nasrul Abit DT. Malintang Panai.

Pepatah Minang mengatakan “Karatau tumbuah dihulu, babuah babungo alun, marantau bujang dahulu, di rumah baguno alun”. Pepatah ini menegaskan bahwa anak laki-laki yang masih bujangan atau belum menikah tidak mempunyai peranan atau posisi dalam adat, mesti mencari ilmu pengetahuan, pengalaman merantau bahagian dalam memajukan pemikiran orang minang.

Namun karena peluang di rantau telah memberikan kebaikan peruntungan, maka tentu memiliki tanggungjawab juga kembali atau ikut serta membangun tanah bundo untuk kemajuan dan kesejahteraan para dunsanak di kampung halaman, ungkapnya..

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Hadir dalam kesempatan, Ketua IKM Pusat Fadli Zon yang juga sebagai Wakil Ketua DPR RI serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, tokoh minang Fahmi Idris, Sadieq Pasandigoe dan tokoh-tokoh Minang lainnya yang berada di Jakarta.

Wagub Nasrul Abit lebih lanjut menyampaikan, saat ini penyelenggara pembangunan di Sumatera Barat tengah berupaya melepaskan tiga daerah tertinggal keluar dari kategori daerah tertinggal yakni kabupaten Pasaman Barat, Solok Selatan dan Mentawai.

Pemerintah Provinsi Sumbar, Gubernur Irwan Prayitno telah melakukan berbagai upaya kegiatan percepatan pembangunan di ketiga daerah tersebut dengan mengkoordinasikan dengan lembaga dan kementerian terkait.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Keberhasilan percepatan pembangunan ini tentu lebih dititik beratkan keseriusan pemerintah kabupaten. Dan kita berharap pada tahun 2019 mendatang ketiga daerah tersebut berhasil lepas.

Ini merupakan harga diri kita dalam memajukan pembangunan daerah, karena itu kepada para perantau amat diharapkan ikut serta memberikan perhatian dan dorongan yang kuat terutama perantau dari ketiga daerah bersangkutan, harap Wagub.

Nasrul Abit juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap para perantau minang yang selama ini terus memberikan perhatian besar dalam memajukan pembangunan daerah.

Kita menyadari para perantau pulang kampung hampir setiap tahunnya dan kunjungan itu terus meningkatkan, yang juga berdampak akan perkembangan pertumbuhan ekonoki yang baik di Sumatera Barat,”katanya.

Hingga saat harga tiket tertinggi di Indonesia ada di penerbangan ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM), namun walaupun mahal tingkat penerbangan ke BIM tetap padat dan penuh. Ini menandakan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat di rantau juga sudah semakin lebih baik, terang Nasrul Abit.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Ketua IKM Fadli Zon dalam kesempatan itu juga menyampaikan, kegiatan Halal bi halal ini IKM Pusat menjadi wadah dalam menjalin silaturahim bersama dengan seluruh masyarakat minang yang berada di Jakarta dan luar Jakarta untuk selalu menjaga keharmonisan masyarakat rantau dengan Pemerintah dan masyarakat yang berada di Sumatera Barat.

Sehingga dengan adanya langkah seirama daerah Sumatera Barat dan masyarakat rantau bisa saling membantu membangun Sumbar agar bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menjadi tujuan utama bersama, ujar Fadli Zon.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB