Suleman Tanjung : Tidak Santun Mengharamkan Menteri Datang ke Sumbar

Penulis -

Jumat, 25 Februari 2022 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Pernyataan Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas dengan menganalogikan suara azan dengan suara anjing masih menimbulkan polemik. Apalagi setelah statemen keras yang dikeluarkan oleh LKAAM Sumbar.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris PWNU Sumatera Barat Suleman Tanjung, mengungkapkan apa yang di sampaikan oleh ketua umum LKAAM sebagai bentuk kecintaan masyarakat terhadap agama Islam, Suleman juga akui, Masyarakat sumatera barat juga terkenal dengan masyarakat yang religius dan agamais.

Meski demikian, Suleman Tanjung yang juga saat ini menjabat sebagai wasekjen menyayangkan pernyataan ketua LKAAM sumbar Fauzi Bahar Datuak nan Sati yang mengharamkan Menteri Agama se Sumbar sebuah pernyataan yang tidak santun.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Sepanjang niatnya baik tidak ada salahnya seseorang datang ke Sumatera Barat, apalagi Sumbar adalah bagian NKRI,” kata Suleman Tanjung.

Suleman Tanjung juga mengajak semua kader nahdyilin, mulai dari para ustadz buya, kyai, Badan otonom yang ada di Nahdatul ulama seperti GP Anshor, muslimat, Fatayat dan Banom lainnya, agar tidak terprovokasi dan terpancing adaya statement yang beredar dan menyudutkan salah seorang kader NU.

Putra asli Talu Pasaman ini juga Meminta kepada semua pemangku adat di Minangkabau da stakeholder di Sumbar senantiasa menjaga kondusifitas di tengah masyarakat, agar tidak ada perpecahan dan konflik di tengah tengah masyarakat.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Saya kenal baik dengan Menteri Agama, beliau adalah seorang ulama sosok yang religius, beliau juga ahli sunah waljamaah, berprilaku baik, tidak seburuk yang masyarakat kira,” ujar Tanjung.

Secara hubungan kekerabatan, Menteri Agama Yaqut merupakan Anak dari KH Kholil Bisri ulama besar yang berasal dari Jawa Tengah. Dia juga merupakan saudara kandung ketua umum PBNU
KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).

“Dari segi keturunan mereka itu anak kyai, dan saya meyakini adalah muslim yang baik,”  tegas Tanjung.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sementara itu ketua PWNU Sumbar, Ganefri menambahkan, pengaturan toa yang saat ini menjadi polemik di tengah masyarakat tidak perlu menjadi persoalan. Ganefri menilai karena pemaknaan yang berbeda diterima oleh masyarakat.

“Saya memastikan tidak ada niat dari Menteri agama membandingkan, cuma memberikan contoh, hanya pemilihan analogi yang tidak pas dengan memakai kata kata hewan yang dianggap najis,” kata Ganefri.

Ketua PWNU Sumbar ini juga mengharapkan, agar tokoh tokoh Sumbar dalam membuat statmen yang nantinya bisa merugikan Sumtera barat sendiri. (fic)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB