Sudah 80 Ribu Tabung Elpiji 3 Kg Disalurkan ke Sulteng

Penulis -

Kamis, 11 Oktober 2018 - 01:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palu, Prokabar — PT Pertamina terus berupaya memenuhi pasokan elpiji untuk masyarakat terdampak bencana di Sulawesi Tengah (Sulteng), hingga memasuki minggu kedua pascabencana, 80 ribu lebih tabung gas Elpiji ukuran 3 Kg telah disalurkan di 35 titik di wilayah Palu, Sigi dan Donggala.

“Adapun stok elpiji 3 Kg yang dialokasikan untuk operasi pasar mulai 3 Oktober 2018 hingga Rabu (10/10) sudah mencapai 80 ribu tabung,” kata Unit Manager Communication and CSR Pertamina Marketing Operation Region VII Sulawesi Roby Hervindo, dalam keterangannya yang diterima, Rabu (10/10).

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Dijelaskan, dalam masa pemulihan bencana, operasi pasar merupakan salah satu strategi untuk memenuhi kebutuhan elpiji rumah tangga masyarakat terdampak bencana.

Pertamina melakukan operasi pasar elpiji dengan menyalurkan Elpiji subsidi 3 Kg dan Non Subsidi Bright Gas 12 Kg.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Selain operasi pasar, Pertamina juga melakukan normalisasi pasokan LPG melalui jaringan lembaga penyalur resmi yang dipasok dari Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBBE) yaitu Agen, Pangkalan dan SPBU.

“Empat SPPBE seluruhnya sudah beroperasi yakni SPPBE Muhsans Putra Arba Mandiri, SPPBE Prima Sentosa Alam Lestari, SPPBE Gema Palu dan SPPEK Putra Argam Mandiri. Seluruh SPPBE sudah aktif menyalurkan epliji ke Agen dan Pangkalan. Kami pun juga aktif melakukan pengiriman LPG Non PSO (Bright Gas) ke beberapa SPBU di kota Palu untuk lebih mempermudah akses masyarakat terhadap elpiji Pertamina,” jelas Roby.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Sementara untuk mencegah pembelian berulang, pihaknya menggunakan verifikasi tinta kepada masyarakat yang membeli di Operasi Pasar. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB