Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Strategi Kepala Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19

Dibaca : 376

Oleh  : Dede Gunandi, S.Pd

Mahasiswa Pasca Sarjana IAIN Batusangkar

Penyebaran Corona Virus desease atau dikenal dengan virus corona Covid-19 di Indonesia sampai detik ini masih belum menunjukkan penurunannya. Terhitung 25 Oktober 2020, terjadi penambahan kasus sebanyak 3.732 kasus dengan total keseluruhan kasus menjadi 389.712 kasus Covid-19 ( Kompas, 25 Oktober 2020). Pengaruhnya masih sangat kuat terhadap dunia ekonomi, sosial, kesehatan, keamanan dan tidak terkecuali pendidikan. Hal ini masih menjadi dilema dalam dunia pendidikan untuk melakukan tatap muka kembali. Ada beberapa sekolah yang sudah mulai mengadakan tatap muka baik zona hijau dan kuning namun kembali melakukan daring kembali karena kenyataannya ditemukan kluster baru penyebaran baik dari peserta didik maupun tenaga pendidik.

Sebagai langkah antisipatif maka pemerintah mengeluarkan  kebijakan, dengan mewajibkan pembelajaran online di semua jenjang pendidikan. Kebijakan ini berlaku di seluruh lembaga pendidikan baik di tingkat pusat maupun daerah. Kebijakan ini merupakan langkah efektif yang bisa dilakukan di masa pandemi, karena interaksi antar manusia itu tidak harus bertemu langsung, tidak harus bersentuhan atau bertatap muka langsung, akan tetapi bisa melalui media cetak, teknologi dan media sosial ( Adiwijaya , 2020). Permasalahan seperti ketersediaan hardware yang belum mencukupi, daerah peserta didik yang terpencil jauh dari jangkauan jaringan internet, dan inovasi tenaga pendidik dalam menyusun media pembelajaran yang menuntut untuk menguasai IT menjadi beberapa problem yang sering sekali dijumpai.

Saat seperti ini, kepala sekolah memiliki peranan penting dalam mengambil keputusan dalam penentuan kebijakan terkait kegiatan belajar mengajar atau KBM. Kepala sekolah sebagai pemegang kekuasaan tertinggi perlu menerapkan strategi-strategi yang tepat agar mutu pendidikan tetap terjaga dan bisa meningkat. Pada masa pandemi covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi kepala sekolah dalam pengimplementasian kemampuan manajerialnya dan gagasan serta ide agar mutu sekolah tetap baik dan meningkat. Tantangan ini akan menjadi ujian kepala sekolah dalam penerapan strategi yang dianggap tepat sebagai kunci sukses dalam peningkatan mutu sekolahnya.

Dikutip dari Cucu Jajat Sudrajat DKK Ada beberapa strategi yang bisa diterapkan seorang kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan dimasa pandemic yaitu; 1) Strategi pelayanan dalam peningkatan mutu pendidikan 2) Strategi Pembuatan Keputusan 3) Strategi keteladanan yang ditampilkan oleh seorang kepala sekolah, 4) Strategi pelaksanaan tanggung jawab kepemimpinan kepala sekolah, 5) Strategi kerjasama, 6) Strategi menciptakan perubahan, 7) Strategi pelayanan terhadap customer sekolah, 8) Strategi pimpinan dalam menjalankan peran dan kompetensinya sebagai kepala sekolah, 9) Strategi keterlibatan semua pendidik dan tenaga kependidikan dalam peningkatan mutu pendidikan 10) pendekatan proses terhadap manajemen dalam dalam meningkatkan mutu pendidikan, 11) strategi prinsip perbaikan berkelanjutan dilakukan kepala sekolah dalam meningkatan mutu pendidikan, 12) strategi pendekatan sistem dilakukan dalam proses pencapaian tujuan lembaga untuk meningkatkan mutu pendidikan, 13) strategi pendekatan data dan fakta sebagai alat dalam proses pengambilan keputusan untuk meningkatkan mutu pendidikan 14) strategi kerjasama yang saling menguntungkan dilakukan sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan.

Kemampuan kepala sekolah dalam menyusun strategi di mulai dari merencanakan, mengorganisasikan seluruh kegiatan, mengontrol kegiatan pembelajaran dengan tetap selalu memonitor melalui supervisi terhadap guru serta evaluasi dari strategi yang sudah diambil dalam keputusan akhir, menjadi hal yang penting yang perlu dperhatikan. Dalam pelaksanaannya, kepala sekolah tidak hanya berperan sendiri dalam menentukan dan melaksanakan strateginya. Oleh karena itu, kerjasama antara kepala sekolah, pendidik, tenaga kependidikan dan juga orang tua dari peserta didik dalam perencanaan, pelaksanaan dan juga evaluasi menjadi bagian terpenting dalam proses pembelajaran, sehingga pandemi covid-19 tidak menjadi penghalang dalam proses pendidikan mutu disekolah.  (*)

 


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top