Ekonomi

Stok Beras Hingga Idul Fitri di Sumbar, Aman

Padang, Prokabar- Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumatra Barat menjamin ketersediaan stok beras untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1439 hijriah.

“Stok kita di gudang saat ini 9.000 ton dan akan ada tambahan 9.000 ton lagi. Itu cukup memadai untuk kebutuhan Ramadan dan lebaran,” kata Kepala Bulog Sumbar Suharto Djabar di Padang, Senin.

Menurutnya stok beras itu akan disalurkan ke pasar jika sewaktu-waktu terjadi kelangkaan yang menyebabkan lonjakan harga. Hal itu dilakukan untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok tersebut sehingga tidak memberatkan masyarakat.

Selain beras, Bulog Sumbar juga menjamin ketersediaan komoditas lain seperti minyak goreng, gula pasir dan daging beku.

“Untuk gula pasir, kita punya stok 2.000 ton yang terbagi atas kemasan satu kilogram hingga 50 kilogram, dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah yakni Rp12.500 per kilogram.

Sementara stok daging beku sebanyak 31 ton dan diyakini bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Harga jual sesuai HET yang ditetapkan yaitu Rp80.000 per kilogram.

Stok daging beku akan ditambah jika respons masyarakat terhadap komoditas itu cukup baik.

Bulog menjadi salah satu pihak yang memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok saat Ramadan dan lebaran.

Dalam dua tahun terakhir, dengan koordinasi yang baik bersama pemerintah daerah dan pihak terkait, harga kebutuhan pokok di Sumbar terjaga tetap stabil.

Hal itu diapresiasi oleh masyarakat yang sebelumnya mengeluhkan lonjakan harga jelang Ramadan terutama untuk komoditas cabai dan daging. (*/upk)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top