Lebaran, momen tahunan untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga. Lebaran adalah puncak dari kemenangan, puncak melepas rindu, dan puncak dari kebahagiaan. Bagi kita sebagai makhluk sosial, tidak ada yang lebih indah dari berinteraksi. Kami, prokabar.com, menyadari bahwa lebaran adalah momentum dimana interaksi adalah yang paling hebat. Saling menyapa, bersalaman, berpelukan, dan berbagi adalah interaksi yang hebat itu. Berlandaskan itu, prokabar.com merancang platform interaksi di website kami. Melalui halaman "mudik yok" warganet disuguhkan beragam informasi yang bermanfaat. Ada info lalu lintas, info cuaca, cctv dan berita seputar mudik, termasuk destinasi wisata di Sumatera Barat. Tidak hanya itu, prokabar.com juga menyediakan fasilitas "message" di sudut kiri bawah halaman web. Dengan fasilitas ini pengunjung bisa berbagi foto teks dan video. Lalu tim kami akan menayangkan informasi yang anda bagikan. Yang lebih heboh lagi, sepanjang libur lebaran, prokabar membuat lomba artikel dengan tema umum lebaran di Sumatera Barat. Hadiah totalnya Rp. 10 juta. Lomba ini terbuka untuk umum, termasuk perantau yang sedang pulang kampung. Prokabar mengajak warganet untuk berbagi informasi di prokabar.com. informasi anda akan sangat bermanfaat bagi orang lain. Selamat Lebaran, sempurnakan pulang kampung anda bersama prokabar.com Salam Tim redaksi
Ekonomi

Stok Bawang Alahan Panjang Kurang, Harga Bawang Melambung


Padang, Prokabar – Kenaikan harga bawang merah di sejumlah daerah Sumatera Barat dipicu karena berkurangnya produksi komoditas itu, kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumatera Barat, Zaimar.

“Produksi bawang merah di Alahan Panjang Kabupaten Solok memang sedikit berkurang karena dalam masa tanam, sehingga menyebabkan stok juga terganggu,” katanya di Padang, Senin.

Harga bawang merah di Pasar Raya Padang mencapai Rp36.000 per kilogram atau naik sekitar Rp12.000 dari harga normal yakni Rp24.000 per kilogram.

Menurut Zaimar, meski stok bawang merah dari Alahan Panjang agak berkurang, namun pasokan dari luar seperti Pulau Jawa masih mampu menutupi sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

“Pasokan bawang dari Jawa ke Sumatera Barat masih lancar dan di pasar-pasar tidak akan kekurangan stok,” katanya.

Ia menilai kenaikan harga bawang merah tersebut masih dalam tahap wajar, apalagi permintaan di pasar cukup meningkat karena sudah mendekati bulan Ramadan.

“Tradisi masyarakat Minangkabau menjelang puasa adalah membuat rendang, sehingga permintaan untuk bahan pokok ini juga naik,” kata dia.

Pihaknya tetap memantau dan mengawasi kenaikan harga bawang merah tersebut, terutama jika ada oknum yang mempermainkan harga dan memanfaatkan kondisi ini.

Oleh sebab itu ia mengimbau pedagang pengumpul maupun pedagang di pasar agar tidak mempermainkan dan memanfaatkan kondisi jelang Ramadan untuk mengambil keuntungan yang bisa menyebabkan harga bawang merah semakin tinggi.

Disperindag Sumatera Barat juga menyiapkan kegiatan pasar murah untuk mengantisipasi gejolak harga pangan yang rentan terjadi pada bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri. (*/upk)

Berani Komen Itu Baik

To Top