Stabilisasi Harga, Pemkab Tanah Datar Gelar Operasi Pasar

Penulis -

Kamis, 16 November 2023 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Pemerintah Kabupaten Tanah Datar kembali menggelar Operasi Pasar Rakyat di Lapangan Samping Dinas Dukcapil Tanah Datar pada Kamis (16/11/2023).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya pengendalian inflasi dan stabilisasi harga pasar di tengah melonjaknya harga sejumlah komoditi bahan pokok di Tanah Datar.

“Operasi (pasar) kita hari ini untuk menjaga kestabilan harga barang-barang pokok, karena beberapa minggu belakangan ini ada harga yg memang meningkat dari harga normal seperti komoditi cabai, gula dan beras, itu mengalami peningkatan. Tujuan pasar ini menjaga kestabilan harga,” kata Kabid Perdagangan Dinas Koperindag Tanah Datar Yorry Irawan, S.E, M.T saat ditemui di lokasi.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Dalam operasi pasar tersebut, pemerintah bekerja sama dengan Perumda Tuah Sepakat, Distributor dan sejumlah OPD terkait dalam menyediakan bahan pokok dengan harga produsen atau di bawah harga pasar.

“Barang-barang langsung diambil dari distributor, sementara produk pertanian, sayur mayur itu langsung dr petani, sehingga harga yang kita tawarkan ke masyarakat itu lebih rendah,” terangnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Adapun komoditi yang dijual diantaranya Gula seharga Rp15.500, Minyak Goreng seharga Rp13.500 – 15.000 per liter, Cabai Rp65.000, Telur Rp45.000 per sak, dan Ikan seharga Rp30.000 per kg.

“Masyarakat antusias sekali dengan adanya operasi pasar ini, karena sekaligus di hari psar ini mereka membandingkan dengan harga di pasar, sehingga sangat antusias mereka terhadap operasi pasar ini,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Bagian Perekonomian Setda Tanah Datar Masni Yuletri, SE., MM mengatakan operasi pasar telah memberikan dampak yang signifikan terhadap daya beli masyarakat setempat.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Operasi pasar ini memberikan dampak signifikan terhadap masyarakat kita, dimana harga normal tinggi di pasar, kalau belanja disini masyarakat dapat membeli dengan harga yang murah , tentu saja dengan harga yang murah ini masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membeli lebih barang dengan jumlah yang cukup banyak dibandingkan membeli dengan harga yang mahal di pasar,” katanya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB