Pekanbaru, prokabar – Dominasi Sriwijaya FC pada babak penyisihan Grup A Liga 2 2021 belum juga bisa dihentikan. Mengawali putaran kedua, “Laskar Wong Kito” menang meyakinkan 2-0 atas Muba Babel United, Kamis (4/11) malam di stadion Kaharudin Nasution, Rumbai.
Ini adalah kemenangan kelima skuad asuhan Nilmaizar tersebut, dan kokoh bi puncak klasemen dengan 16 angka. Sriwijaya memimpin dengan keunggulan tujuh angka dengan dua tim dibawahnya, PSPS Riau dan PSMS medan yang baru mengantongi 9 angka.
Dengan kondisi ini, diperkirakan satu tiket lolos ke babak berikutnya akan berada di tangan Sriwijaya FC. Hanya satu kemenangan lagi, Sriwijaya FC akan lolos.
Dengan kondisi ini, persaingan yang lebih sengit akan terjadi diantara klub-klub yang akan mendampingi Sriwijaya FC untuk lolos. Karena Grup A diatas kertas hanya tinggal menyisakan satu slot lagi.
*****
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Kaharuddin Nasution, Pekanbaru, Kamis (4/11) malam, Sriwijaya FC sukses unggul 2-0 atas Babel United FC. Dominasi Sriwijaya FC atas Babel United FC pada pertandingan ini sudah langsung terlihat sejak menit awal babak pertama.
Skuad Laskar Wong Kito sudah mengambil alih inisiatif serangan sejak awal. Mereka juga tampil mendominasi penguasaan bola.
Sriwijaya FC juga sudah mulai melancarkan sejumlah upaya tusukan ke jantung pertahanan Babel United. Namun, belum ada satu pun percobaan yang membahayakan.
Sementara itu, sejumlah skema serangan yang dieksekusi oleh para pemain Babel United masih belum mampu menghasilkan peluang yang berarti.
Hingga pertengahan babak pertama, kedua tim sama-sama belum mampu menciptakan peluang emas yang berarti untuk memecah kebuntuan.
Pada menit ke-25, mala petaka menghampiri pertahanan Babel United. Wasit menunjuk titik putih karena ada pemain bertahan yang melakukan hand ball di area kotak penalti.
Dedi Hartono yang diberi tanggung jawab sebagai algojo sepakan penalti itu sukses menuntaskan tugasnya dengan sempurna. Sepakannya gagal ditebak dan memaksa kiper Babel United untuk memungut bola dari gawangnya sendiri. Untuk sementara, anak asuh Nil Maizar unggul 1-0.
Setelah tertinggal satu gol, Laskar Timah Panas, langsung merespons dengan cepat. Mereka berupaya keras untuk menyamakan kedudukan.
Sayangnya, sejumlah upaya yang dilancarkan Babel United masih nihil hasil. Tak ada satu pun sepakan tepat sasaran yang diciptakan.
Hingga babak pertama berakhir, tidak ada gol yang tercipta. Skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Nur Iskandar dan kawan-kawan.
Memasuki babak kedua, Babel United mencoba mengambil alih kendali permainan. Tertinggal satu gol dari Sriwijaya FC mendorong tim asuhan Ibnu Grahan untuk tampil menekan.
Sementara itu, Sriwijaya FC lebih memilih bermain menunggu dan sesekali melancarkan skema serangan balik cepat. Namun, strategi ini juga belum membuahkan hasil.
Hingga 15 menit awal babak pertama, Babel United dan Sriwijaya FC masih sama-sama gagal menghasilkan peluang. Peluang terbaik Babel United sebetulnya hadir saat pertandingan memasuki menit ke-72. Sayangnya, kesempatan ini masih belum mampu dimaksimalkan dengan baik.
Sepanjang berlangsungnya babak kedua, Babel United sebetulnya berhasil mendominasi permainan. Dari segi penguasaan bola, Laskar Timah Panas unggul telak.
Namun, Sriwijaya FC justru menjadi tim yang sukses memanfaatkan peluang secara maksimal pada pertandingan ini.
Hal itu terbukti dengan keberhasilan Laskar Wong Kito mencetak gol kedua pada pertandingan ini saat laga memasuki menit ke-76.
Kali ini, Dedi Hartono sukses mencatatkan namanya di papan skor untuk kali kedua setelah sukses menjebol gawang Babel United.
Sriwijaya FC masih bermain nyaman meskipun menghadapi berbagai gempuran yang dilancarkan oleh Babel United FC.
Dari sekian peluang yang diciptakan anak asuh Ibnu Grahan, tidak ada satu pun yang berhasil dikonversi menjadi gol.Hingga babak kedua berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 2-0 bertahan untuk keunggulan Sriwijaya FC atas Babel United FC.(*)
















