Sosok: Aprisman Aranda, Wasit Termuda Indonesia Berlisensi FIFA

Penulis -

Jumat, 26 Februari 2021 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, prokabar – Nama Aprisman Aranda terus melejit sebagai salah satu wasit sepakbola terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini. Dia satu di antara wasit muda yang terus berkibar di Indonesia. Tentunya ini sebuah nilai lebih bagi sepakbola Sumatra Barat.

Meski masih berusia muda untuk ukuran seorang wasit, Aprisman merupakan pengadil di lapangan hijau yang sudah memiliki lisensi FIFA. Namun begitu, tak mudah baginya, butuh perjuangan dan pengorbanan untuk mencapai level tersebut.

Pria kelahiran Padang Panjang tersebut mengawali kariernya sebagai wasit pada 2006. Ketika itu, dia masih duduk di kelas 2 SMA. Aprisman Aranda terus menekuni bidang pekerjaan sebagai wasit dan akhirnya mendapatkan lisensi nasional pada 2008.

Aprisman mengaku tertarik menjalani karier sebagai seorang wasit karena mengikuti jejak sang ayah. Pria yang kini berusia 30 tahun itu menyebut, ayahnya merupakan wasit nasional yang pernah memimpin sejumlah pertandingan kompetisi di Indonesia.

“Bapak saya dulu adalah wasit nasional, terakhir bertugas di Liga Bank Mandiri tahun 2003. Jadi saya ikut beliau, dari pertandingan ke pertandingan. Mulai dari pertandingan tarkam sampai beliau memimpin pertandingan Liga Bank Mandiri,” jelas Aprisman.

Lelaki, yang juga menyandang gelar adat sebagai penghulu kaumnya di Nagari Paninjauan, X Koto Tanah datar, dengan gelar Datuk Bagindo Pangulu ini mengaku, seolah-olah darah itu (menjadi wasit) terbawa kepada dirinya.

”Untuk mulai menjadi wasit itu saya pada 2006, waktu itu saya masih kelas 2 SMA, dan mendapat lisensi menjadi wasit nasional itu pada 2008,” lanjutnya.

Telah mengantongi lisensi wasit nasional, Aprisman Aranda tak cepat berpuas diri. Dia pun akhirnya memberanikan diri untuk mendaftar sebagai wasit FIFA pada 2012.

Namun, upaya Aprisman untuk mendapatkan lisensi wasit FIFA tidak mudah. Dia harus mengorbankan pekerjaan di salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia serta harus menunggu sampai delapan tahun, sebelum akhirnya mendapatkan lisensi FIFA pada 2020.

“Perjalanan untuk bisa sampai ke sini butuh perjuangan. Saya pada 2012 sebenarnya sudah mau meninggalkan tugas menjadi wasit, karena saya waktu itu masih menjadi guru honorer, ya tahu sendiri lah berapa gaji guru honorer,” kata Aprisman.

“Saya akhirnya ikut tes di salah satu bank BUMN besar di Indonesia, dan saya lulus. Tetapi, saya menjadi pegawai bank itu hanya empat hari, dari Senin sampai Kamis. Pas Kamis saya resign untuk mengikuti program Young Referee AFC Festival U-14 di Sabah, Malaysia. Itu awal karier saya menjadi wasit Asia,” tutur Aprisman Aranda.

Berstatus sebagai satu di antara wasit Indonesia dengan lisensi FIFA, Aprisman Aranda sudah pernah memimpin sejumlah pertandingan internasional. Dia juga kerap bersua dengan wasit-wasit dari negara lain.

Aprisman pun menyebut kualitas wasit di Indonesia berada di atas rata-rata dan tak jauh berbeda dengan wasit top di Asia. Namun, hanya ada satu kendala yang kerap dihadapi wasit Indonesia, yakni bahasa.

“Kalau melihat kemampuan, sebenarnya kemampuan dan kualitas wasit Indonesia itu di atas rata-rata. Karena tekanan psikologi kita dan tekanan di lapangan itu lebih berat dibandingkan wasit di negara lain.”

“Saya menilai wasit Indonesia itu bisa setara dengan wasit-wasit top di Asia,” ucap Aprisman yang mengidolai wasit nasional Jimmy Napitupulu.(mht)

Sumber: bola.com

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru