Sosialisasi Pembuatan Pestisida Nabati dan Pupuk Kompos oleh Mahasiswa KKN Unand di Nagari Campago 2023

Penulis -

Jumat, 8 September 2023 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman, Prokabar – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas mengadakan sosialisasi tentang pembuatan pupuk kompos dan pestisida nabati. Kegiatan ini berlokasi di Musholla Mukhlisin Bukik Caliak Rawang Nagari Campago Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat.

Sosialisasi ini dihadiri oleh Camat, Wali Nagari, anggota kelompok tani, dan masyarakat yang ada di sekitar lokasi sosialisasi.

Acara sosialisasi bertujuan untuk membantu masyarakat menghadapi mahalnya pupuk juga mengurangi volume limbah serta memperluas wawasan dan pemahaman masyarakat khususnya para petani dan kelompok tani dalam pembuatan pestisida nabati dan pupuk kompos. Acara tersebut bertujuan untuk mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari di kampus agar bermanfaat bagi pertanian di daerah KKN.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Tujuan kami mengadakan acara ini adalah untuk mengimplemtasikan ilmu yang dipelajari di kuliah agar bermanfaat bagi nagari Campago, khususnya di bidang pertanian yaitu tentang pupuk kompos dan pestisida nabati.” Ucap Reza Maulana Elfison selaku ketua KKN Unand di Nagari Campago 2023.

“Saya selaku pengurus kelompok tani sangat mengapresiasi acara ini, kami akan mencoba merealisasikan dan mengembangkan ilmu yang diberikan oleh adik-adik KKN yaitu tentang pupuk kompos dan pestisida nabati.” Ucap Anto, ketua kelompok tani.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Masyarakat sangat antusias menyambut acara sosialisasi ini. Sosialisasi ini juga relate dengan situasi yang dihadapi masyarakat, yaitu mahalnya harga pupuk urea serta banyaknya hama tanaman yang menyerang daerah pertanian mereka sehingga dapat menyebabkan gagal panen. Penggunaan pestisida kimia yang biasa digunakan masyarakat dapat berdampak buruk bagi lingkungan. Salah satu solusi untuk mencegah hal tersebut adalah dengan mengganti penggunaan pestisida kimia dengan pestisida nabati. Kelebihan yang dimiliki oleh pestisida nabati dan pupuk kompos ini yaitu menggunakan bahan alami dalam pembuatannya.

Adapun cara pembuatan Pestisida Nabati adalah sebagai berikut.
Bahan :
Daun biduri 10 lembar (sebagai perekat)
Daun sirsak 30 lembar
Daun pepaya 5 lembar
Sereh wangi 3 batang
Jeruk nipis 5 buah
Cabai 5 buah
Mengkudu 5 buah

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Cara pembuatan :
Siapkan bahan yang terdiri dari 4-5 jenis (seluruh bagian tanaman yg sifatnya atau baunya menyengat dan rasanya pait) kumpulkan bahan pestisida nabati masing-masing 300 gr.
Potong-potong bahan lalu haluskan.
Tambahkan 15 liter air baiknya diaplikasikan langsung, dan boleh juga direndam selama 24 jam.
Keesokan harinya saring pestisida nabati dengan kain kassa.

Tambahkan bahan perata perekat agar bisa bekerja sistemik.

Pestisida nabati-nya siap digunakan.(rls)

 

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB