Pasaman, Prokabar – Tahun 2025 sudah dekat. Forum Wali Nagari Lubuk Sikaping pun laksanakan rapat kerja penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja (RAPB) nagari.
Ketua Forwana Lubuk Sikaping, Hendra Gunawan menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan salah satu langkah dalam rangka penyusunan rancangan anggaran nagari sekecamatan Lubuk Sikaping untuk dilaksanakan pada tahun 2025 nanti.
Dalam kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali nagari se kecamatan Lubuksikaping, ditambah dengan ketua bamus, sekretaris dan bendahara nagari se Kecamatan Lubuk Sikaping.
“Adanya kegiatan ini, akan dapat merumuskan kegiatan yang sangat berdampak kepada kebutuhan masyarakat secara umum,” ungkap Hendra yang merupakan Wali Nagari Durian Tinggi.
Sementara itu, Pjs Bupati Pasaman Edi Dharma menjelaskan, pemerintah nagari sebagai ujung tombak pemerintah Indonesia dalam mengemban tugas negara harus mampu menyesuaikan diri dengan program-program pemerintah daerah maupun Nasional.
“Peran nagari sangat strategis sebagai komponen negara yang langsung melayani masyarakat,” kata Bupati Edi.
Dalam pelaksanaanya pada tahun 2024 ini pemerintah pusat telah mengalokasikan dana desa untuk 62 nagari di Kabupaten Pasaman sebesar 69.951.371.000 rupiah, dtambah insentif dana desa sebesar Rp1.666.020.000 untuk 14 nagari.
“Khusus untuk 25 nagari yang baru defenitif telah mendapatkan dana desa pada tahun ini, sedangkan untuk alokasi dana nagari pada tahun 2024 ini mencapai 63 milyar rupiah untuk 62 nagari,” ungkap Edi.
Pada kesempatan tersebut Edi Dharma menekankan, terutama pada wali nagari agar melaksanakan pengelolaan anggaran dana nagari secara transparan dan akuntabel serta menghindari korupsi, kolusi, dan nepotisme. (Ola)
















