Daerah

Solusi Cerdas Pemanfaatan Danau Maninjau, Nan Jadi Prioritas Nasional

Dibaca : 143

Agam, Prokabar – Danau Maninjau terus menjadi sorotan Pemerintah Pusat, menjadikan satu dari 10 danau yang harus diselamatkan. Bahkan menjadi skala prioritas utama karena memiliki potensi yang sangat luar biasa. Kekayaan dan keindahan alamnya, pernah menjadikannya salah satu danau terindah di dunia.

Sementara itu, sejauh ini pemanfaatannya masih jauh dari harapan. Potensi semestinya dapat dikembangkan beragam inovasi dan ide kreatif, meningkatkan sektor perikanan, perairan danau serta pariwisata. Menggairahkan pertumbuhan ekonomi masyarakat nantinya.

Berbagai upaya telah dilakukan sejumlah pihak berkepentingan. Sebut saja Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Agam. Namun sayangnya, terlambat karena kebablasan dalam pengembangan budidaya ikan Keramba Jaring Apung yang mereka dorong sendiri. Itu telah berjalan sejak 1990-an.

Melihat kondisi semakin memburuk dengan terus terjadinya kematian massal ikan keramba dengan beragam spekulasi. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Agam pun ikut andil hingga terbentuknya Tim Save Danau Maninjau. Intens setiap minggu bahkan setiap hari melakukan pembersihan di seputaran Danau Maninjau. Namun aksi itu pun belum membuahkan hasil, meski demikian cukup berdampak positif sejauh ini.

Dinas Pariwisata Agam juga berperan. Berupaya menggerakan kelompok sadar wisata yang telah dibentuk setiap kenagarian. Dibangun pula Linggai Park, menjadi ikon baru pariwisata Agam. Panggung pentas seni pertunjukan sekaligus sarana prasarana kunjungan ke Danau Maninjau. Pengembangan terus digiatkan, namun tetap belum jua memuaskan. Perjuangan agar masyarakat sadar wisata, ramah senyum melayani masih jadi tantangan kedepannya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam juga ikut andil sesuai tugas dan fungsinya. Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka, Rumah Baca Inyiak Abdul Karim Amrullah, Rumah Baca Nur Sutan Iskandar, dan Rumah Tokoh Nasional Rasuna Said juga dibenahi. Sebagai sarana edukasi pelajar untuk bisa lebih meneladani Pahlawan Nasional itu. Setiap SD dan SMP diwajibkan melakukan kunjungan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agam, dilanjutkan melaporkan hasil kunjungan itu.

Jajaran Kodim 0304 Agam (TNI AD) dan Polres Agam juga pernah ikut andil dalam penyelamatan Danau Maninjau ini. Namun kondisi ketergantungan masyarakat yang telah sangat tinggi, terutama dalam sektor perekonomian sangat sulit membendung dan mencegahnya. Benturan pasti saja terjadi dan akan merugikan rakyat kecil jua nantinya.

Halaman : 1 2 3

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top