Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Soal Sirene EWS tak Hidup, Ini Tanggapan BMKG Padang Panjang

Dibaca : 130

Padang, Prokabar – Menindaklanjuti pemberitaan pada website prokabar.com pada tanggal 27 Oktober 2020 dengan judul Empat Unit Sirene EWS Tidak Hidup, Ini Dilakukan BPBD Agam. Kami bermaksud mengklarifikasi bahwa BMKG di Sumatera Barat sudah tidak mengoperasikan sirene tsunami dikarenakan sudah diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Sesuai tupoksi BMKG memberikan info dini gempabumi dan peringatan dini tsunami dan untuk sirene sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat. Penyerahan aset sebagaimana dokumen-dokumen sbb:

1. Berita Acara Serah Terima Operasional (BASTO) barang milik negara berupa 1 unit alat monitoring tsunami dan 6 unit sirene tsunami yang berlokasi di Kab Pesisir Selatan, Kota Padang, Kab. Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kab. Agam dan Kab. Pasaman Barat, dengan Dokumen BASTO NO. PL.301/059/KB/X11/2017 dan No. 030/207/BAST/BAP2BMD/XII-2017 yang ditandatangani pada hari Rabu tanggal 27 Desember 2017 oleh Kepala BMKG Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, Ph.D dan
Bapak Gubernur Sumatera Barat Prof. DR. H. Irwan Prayitno, Psi,.

2. Berita Acara Serah Terima Hibah Barang Milik Negara sirene tsunami dan bangunan sirene tsunami antara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat nomor BAST/001/SU/DNN/2019 yang ditandatangani pada hari Rabu tanggal 8 Mei 2019 antara Sekretaris Utama BMKG, Bapak Drs. Untung Merdijanto, dengan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Bapak Drs. Alwis.

3. Naskah Perjanjian Hibah antara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tentang hibah barang milik negara
berupa alat monitoring tsunami dari Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Nomor NPH/002/SU/DN/V/2019 dan Nomor 030/113/NPHD/BAP2BMD-III/V/2019 yang ditandatangani pada hari Kamis tanggal 16 Mei 2019 bertempat di Jakarta antara Sekretaris Utama BMKG, Bapak Drs. Untung Merdijanto, Si dengan Sekretaris Daerah Sumatera Barat Bapak Drs. Alwis.

4. Berita Acara Serah Terima Hibah Barang Milik Negara alat monitoring tsunami antara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat Nomor BAST/002/SU/DN/V/2009 yang ditandatangani pada hari Rabu tanggal 29 Mei 2019 antara Sekretaris Utama BMKG, Bapak Drs. Untung Merdijanto dengan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Bapak Drs. Alwis.

Berdasarkan penjelasan diatas dapat kami sampaikan bahwa di Sumatera Barat
sirene tsunami yang dibangun oleh BMKG sudah diserahkan ke Pemerintah Provinsi
Sumatera Barat, sehingga kegiatan operasional tentang sirene tsunami sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Namun demikian, kami dari BMKG tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam hal ini BPBD Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kab/Kota dalam hal ini BPBD Kab/Kota di Sumatera Barat terkait info dini gempa bumi maupun peringatan dini tsunami.

Demikian disampaikan Kepala BMKG Padang Panjang, Slamet. (*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top