Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Asasriwarni : Masyarakat Jangan Terprovokasi Menyikapi Kerusuhan Wamena

Dibaca : 160

PADANG – Guru Besar Fakultas Syariah UIN Imam Bonjol Padang, Prof. DR. Asasriwarni, MA., mengimbau masyarakat Sumatera Barat jangan sampai terprovokasi dalam menyikapi kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua yang memakan korban orang Minang.

“Kita warga Sumbar dan orang Minang secara keseluruhan jangan pula terprovokasi terhadap atas kerusuhan itu sehingga membalasnya kepada orang Papua yang merantau ke Padang. Jangan sampai itu terjadi,” katanya, Rabu (2/10).

Dikatakan tokoh NU Sumbar itu, saat ini pemerintah telah menangani kasus kerusahan tersebut dengan baik. Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar juga sudah menyikapinya dengan baik.

Nasrul Abit Indra Catri

“Bahkan, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit langsung turun ke lokasi, ke Wamena Papua melihat kondisi korban,” ujarnya.

Tak hanya itu, para dermawan kita juga sudah memberikan pula perhatian lebih mereka. Bahkan dalam semalam saja, penggalangan dana untuk para perantau di Wamena mencapai Rp3,1 miliar.

“Jadi, tidak usah pula kita terprovokasi,” ungkapnya.

Asasriwarni meminta agar para provokator kerusahan Wamena, Papua untuk ditangani sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

“Aparat keamanan agar menangkap dan memproses para provokator sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Asasriwarni mengimbau semua pihak, terutama ulama dan tokoh adat untuk mendinginkan suasana dengan menyampaikan pesan-pesan yang menyejukan kepada masyarakat dalam menyikapi kerusuhan di Wamena, Papua.

“Para tokoh, pemuka agama, ninik mamak, kalangan akademisi dan lainnya hendaknya mampu mendinginkan suasana, jangan malah ikut memprovokasi,” pungkasnya.(mbb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top