Smart City Jangan Hanya Sekedar Proyek Saja

Penulis -

Jumat, 1 November 2019 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Akademisi FISIP Unand Azre Ilham Adelano Azre menyebut era keterbukaan dan majunya teknologi informasi semua daerah berlomba menjadi smart city.

“Tapi sepanjang pengamatan saya, smart city baru berujud proyek di pemerintahan daerah untuk menjawab kemajuan teknologi informasi,”ujar Azre saat menjadi pemateri pada Workshop Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik yang di gelar Komisi Informasi (KI) Sumbar, Kamis 31/10 di Kantor KI jalan Sisingamaraja Nomor 36 Padang.
Menurut Azre mestinya output sebuah program smar city adalah smart people in the city.

“Smart City harus mencerdaskan warga kota tersebut, tapi apa? smart city kesannya sekedar gagahan balaka,” ujar Azre.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Jurnalis, kata Azre silahkan kuliti website pemerintahan daerah seberapa jauh memuat konten yang dituju keterbukaan informasi publik menurut UU 14 Tahun 2014 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

“Lihat saja website masing badan publik di Sumbar apakah memuat DPA nggak?, dan kalau ada pun diupayakan naroknya tersembunyi dan tidk eye catching, tidak seperti website Kemenkeu RI yang memajang soal anggaran dengan cara simple dan menarik mudah dipahami publik,”ujar Azre.

Padahal menurut Azre utama dalam pengelolaan keterbukaan informasi publik itu adalah memberikan akses mudah soal anggaran untuk transparansi.

“Dan menciptakan pemerintahan clean and clear,”ujar Azre.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Terus Komisi Informasi sebagai lembaga negara dilahirkan UU Keterbukaan Informasi Publik mestinya harus berani mengungkap ke publik soal pengelolaan informasi di badan publik.

“Sudah informatif atau menuju informatif, maupun tidak informatif dengan indikator yang diatur baik oleh UU maupun oleh aturan dilahirkan Komisi Informasi Pusat, unumkan saja, biar publik tahu,”ujar Azre.

Selain itu untuk nyatanya keterbukaan informasi kepala daerah harus berani membuat aturan tidak populer terhadap kepala dinasnya.

“Misalnya kalau kalau website OPD tidak memajang anggaran maupun realisasi berdasarkan perencanaan kasih phunisment seperti memotong tunjangan kinerjanya. Pertanyaan saya berani nggak ini dilakukan oleh kepala daerah, ada tapi tidak semuanya mungkin.”ujar Azre.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Selain itu konsistensi dan kompetensi kepala daerah atau kepala OPD memaknai bahwa keterbukaan itu merupakan safety belt dalam menjalankan tugas.

“Kalau kepala dinas atau direktur BUMD memahami maksud dari pro keterbukan untuk transparansi uang rakyat pasti berani menerapkan prinsip keterbukaan anggaran,”ujar Azre.

Workshop satu hari digelar Komisi Informasi merupakan upaya kolaborasi KI dengan media pers dan organisasi media pers.

“Kita laksanakan ini untuk makin memasivekan keterbukan informasi publik menuju Sumbar Provinsi Informatif,”ujar Ketua KI Sumbar Adrian Tuswandi. (rel)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB