Agam, Prokabar — Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Tanjung Raya memanfaatkan momen peraturan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan terkait Program Sabtu Bermutu, menggantikan proses pelajaran wajib dengan ekstrakulikuler. Setiap Sabtu, anak-anak mengasah bakat dan minat, sesuai potensi dan hobi yang diinginkan.
Kepala SMA Negeri 1 Tanjung Raya, Burmal menyebutkan momen tersebut sangat efektif untuk melatih inovasi dan kreatif guru dan anak didik. Menargetkan 2 kali sebulan melaksanakan penampilan minat dan bakat anak didik di lapangan Medan Nan Bapaneh.
“Guru dan anak didik yang biasanya terpaku dengan mata pelajaran dari senin hingga sabtu, sekarang khusus di Sabtu Bermutu, anak-anak sudah bisa meluapkan minat dan bakatnya. Dan untuk evaluasi, sekali dua mimggu, kita laksanakan pementasan,” terangnya.
Kita bersama Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Surya Candra dan seluruh guru, akan memaksimalkan dengan sejumlah program. “Selain Pramuka, Olahraga, Seni Tari, Seni Lukis, Seni Musik dan Beladiri, program Literasi serta Jurnalistik juga bagian terpenting diikuti anak didik. Skill ini akan membuat anak semakin kaya ilmu dan hebat nantinya,” tutur Burmal.
Sementara itu, Rinaldi salah seorang alumni sangat senang dan mendukung penuh terobosan Kepala Sekolah dan jajaran. “Saya sangat setuju dengan gagasan Kepala Sekolah beserta jajarannya ini. Memprogram kreatifitas anak didik lebih banyak, sehingga minat dan bakatnya dapat berkembang. Hal tersebut akan membuat anak semakin inovatif dan kreatif,” ungkap Anggota DPRD Provinsi Sumbar baru terpilih ini.
Sespri Gubernur Sumatra Barat ini juga akan memgupayakan membantu dengan segenap usaha dan upayanya. Termasuk melalui jabatan legislatif yang dalam waktu dekat diembannya.
“Selaku Anggota Legislatif DPRD Provinsi Sumatra Barat terpilih, saya akan perjuangkan anak didik di setiap sekolah bisa mengembangkan minat dan bakannya. Karena melalui ini, anak didik akan semakin kreatif dan inovatif,” ujarnya.
Hal ini juga sehubungan Danau Maninjau merupakan destinasi wisata unggulan di tingkat nasional. “Meningkatkan skill kesenian, olahraga, Literasi dan Jurnalis anak didik, jelas akan mendukung program perintah provinsi untuk mensukseskan kejayaan Danau Maninjau sebagai Destinasi Unggulan,” kata Rinaldi.
Kita lanjutnya, juga bercita-cita membangkitkan kembali generasi emas seperti dulu kala.
“Danau Maninjau melahirkan tokoh nasional bahkan pahlawan perjuangan yang hebat. Buya Hamka, Rasuna Said, Muhammad Nasir, Muhammad Natsir dan Kaharuddin Rangkayo Basa merupakan beberapa orang diantaranya. Dan kita akan terus bangkitkan nilai-nilai keteladanan tersebut dalam program Sabtu Bermutu ini,” pungkasnya. (rud)
















