SMAN 1 Sungai Pua Sulit Belajar Daring karena Area Non Signal

Penulis -

Senin, 16 Agustus 2021 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepsek SMAN 1 Sungai Pua Murnita

Kepsek SMAN 1 Sungai Pua Murnita

Prokabar.com, Agam – Kepala Sekolah SMAN 1 Sungai Pua, Kabupaten Agam, Murnita, mengeluhkan proses pembelajaran daring.

Murnita mengatakan dari 330 siswa di SMAN 1 Sungai Pua sekitar 30 persen tidak memiliki handphone untuk pembelajaran daring.

Hal ini lantaran ekonomi orangtua siswa di SMAN 1 Sungai Pua menengah ke bawah.

Peliknya lagi, lokasi tempat tinggal siswa berada dalam kawasan blank spot dan low signal.

“Siswa kita 330 dan 30 persen dari total siswa itu tidak memiliki handphone,” kata Murnita pada Prokabar.com, Senin (16/8).

Murnita menyebutkan siswa yang tinggal di Bukik Batabuah bagiatan atas tidak mendapatkan signal.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Sementara di bagian bawah masih beruntung karena mudah mendapatkan signal.

Di Sungai Pua sendiri hanya Telkomsel yang cukup kuat untuk pembelajaran daring.

“Di Sungai Pua provider Telkomsel yang cukup kuat untuk daring. Sayangnya siswa banyak yang menggunakan provider lain karena lebih murah pada paket,” jelas Murnita.

Terkait pembelajaran daring, guru-guru di sekolah lebih banyak menggunakan WhatsApp Grup karena masih bisa menerima pesan pada area low signal.

Sementara aplikasi lain yang bisa berguna adalah Google Classroom dan Zoom Meeting.

Murnita menejelaskan untuk Zoom Meeting guru hanya mengadakan sesekali agar tak menghabiskan banyak kuota siswa.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sekolah Tatap Muka Terbatas

Bagi siswa yang tidak memiliki handphone dan berada di area blank spot serta low signal diperbolehkan sekolah.

SMAN 1 Sungai Pua terpaksa menyelenggarakan sekolah tatap muka terbatas agar siswa dengan permasalahan ini tak ketinggalan pelajaran.

“Hanya siswa dengan kesulitan seperti ini yang boleh sekolah tatap muka terbatas,” ungkap Murnita.

Untuk tatap muka terbatas, lanjut Murnita, sekolah menggunakan sistem Shif. Kelas 12 akan masuk tiga hari, kelas 11 masuk tiga hari dan kelas 10 masuk tiga hari.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sekolah berani mengadakan kegiatan ini karena luas sekolah dan ruangan yang besar.

“Setiap yang tatap muka terbatas harus melaksanakan protokol kesehatan,” katanya lagi.

Jika aman, rencananya sekolah akan mengadakan tatap muka terbatas setiap hari bagi kelas 12.

Sementara kelas 11 dan 10 masih digelar secara bergantian.

Selama pandemi Covid-19, Murnita mengaku pencapaian kurikulum hanya 60 persen.

Dia berharap, pandemi ini segera berakhir agar siswa dapat belajar secara normal untuk mencapai 100 persen kurikulum.

“Kita berharap pandemi Covid-19 cepat berakhir agar siswa dapat mencapat target kurikulum,” harapnya. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB