Trending | News | Daerah | Covid-19

Bola

Skuad Compang-camping Hadapi Persija, Nilmaizar: Apapun Bisa Terjadi

Dibaca : 180

Lamongan, Prokabar – Persela Lamongan menghadapi persoalan serius Menjelang laga tunda pekan ke-22 menghadapi tuan rumah Persija, yang akan digelar di Stadion Wibawa Mkti, Cikarang, Jumat (15/11) petang.

Persela yang berjuang keluar zona degradasi Liga 1, dipastikan bakal tampil compang-camping dan tampil tanpa kekuatan terbaik. Pasalnya, empat pemain pilarnya dipastikan absen karena cedera dan menjalani sanksi akumulasi.

Empat pemain tersebut adalah bek Demerson Costa, Arif Satria, dan Eky Taufiq, serta striker Alex dos Santos. Demerson masih dalam proses penyembuhan cedera, sedangkan Alex, Arif, dan Eky, akumulasi kartu.

Hal ini membuat peluang Persela mencuri poin di markas Persija menjadi berat. Apalagi menghadapi Persija yang sedang on fire, tak terkalahkan dalam tiga laga terakhir.

Namun demikian, pelatih Persela Nilmaizar, sudah menyiapkan beberapa alternatif. Rencana A, B, hingga C, telah dirancang pelatih asal Payakumbuh tersebut. “Kami tetap berusaha semaksimal mungkin. Dalam sepak bola, apapun bisa terjadi. Yang penting tetap berusaha maksimal,” ujarnya, H-1 pertandingan.

Diakuinya empat pemain yang absen itu adalah pemain penting dalam timnya, tiga diantaranya adalah pemain andalan di lini belakang. Nil menyiapkan duet Muhammad Zaenuri dan Evander Yarangga di tengah, serta Feri Sistianto sebagai bek sayap. Tiga pemain ini akan didukung Birrul Waladaini di sisi sayap.

Komposisi ini terus dimatangkan.Persoalannya di lini depan. Absennya Alex, yang sudah mengoleksi 16 gol, dipastikan berpengaruh besar. Pasalnya, striker lainnya hanya pemain muda yang belum banyak menit tampil. Dalam lawatan ke Bekasi kali ini, Nil hanya membawa dua striker, yakni Ghifari Vaiz dan Muhammad Ridwan.

Nil percaya, skuat tempurnya kali ini akan bisa meyulitkan tuan rumah. Minimal satu poin harus bisa dibawa pulang. “Jangan terkecoh dan tetap berusaha semampunya. Kami harus memaksimalkan laga tersisa. Peluang lolos zona degradasi masih sangat terbuka,”pelatih 49 tahun itu menambahkan.

Hingga pekan ke-27 Liga 1 2019, posisi Laskar Joko Tingkir, julukan Persela, memang masih rawan. Tim yang bermarkas di Stadion Surajaya, Lamongan, itu bertengger di peringkat ke-17 dengan koleksi 25 poin.

Artinya, setiap pertandingan harus bisa membuahkan poin agar selamat dari degradasi. Masalah lainnya, rapor tandang Persela sangat merah. Dari 13 kesempatan, Sugeng Efendi dan kawan-kawan membukukan empat hasil imbang dan sembilan kekalahan.

Artinya, belum pernah menang di kandang lawan. Sudah begitu, Persela juga tak tampil impresif dalam tiga laga sebelumnya.Adapun skuat Persela sudah tiba di Jakarta pada Rabu (13/11).

Dalam lawatan ini Nil hanya memboyong 18 pemain, atau skuat pas-pasan. Ini menginsyaratkan bahwa Persela sedang menghemat anggaran pada pengujung kompetisi. Padahal biasanya, Persela bertamu dengan 23 pemain.* Bahrul Marzuki.(*/mht)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top