Sicincin, Prokabar — Lajur ribuan kendaraan terpaksa terhenti, saat diberlakukannya sistim buka tutup pada jembatan darurat di Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sabtu (22/12) sore.
Kemacetan didomisili kendaraan roda dua dan roda empat. Kemacetan satu arah itu terjadi dikarenakan tingginya volume kendaraan yang hedak pulang kampung maupun berlibur.
Dari arah Padang, kemacetan mulai terlihat dari Pasar Sicincin hingga jembatan darurat tersebut.
“Peningkatan volume kendaraan terlihat sejak pagi, bahkan siang maupun sore,” ujar KBO Satlantas Polres Padang Pariaman, Afdal dilokasi.
Ia menyebutkan, peningkatan terjadi sejak jembatan darurat sepanjang 39 meter itu diresmikan pada, Minggu siang (16/12/).
“Kendaraan seperti truk tetap dialihkan ke jalur alternatif seperti ke Sitinjau Laut dan Malalak, karena berat beban jembatan maksimal 12 ton,” tambahnya.
Dikeahui sebelumnya, jembatan yang menjadi urat nadi perekonomian Sumatera Barat ini putus setelah dihantam banjir bandang, Senin (10/12) lalu. di atas sungai kalu kecamatan 2×11 Kayu Tanam ini, putus dihantam Rabu (12/12) pagi petugas dari Balai Pelaksana Jalan Nasional 3 Sumbar, mulai mengerjakan pemasangan jembatan darurat. (gas)
















