Trending | News | Daerah | Covid-19

Musik

Sinergi Musisi X Tiga Komunitas (2) : Peran Media Jadi ‘Ujung Tombak’ Aksi Sosial Fariz RM Management

Dibaca : 219

Jakarta, Prokabar – Sudah menjadi perhatian khusus bagi musisi kenamaan Fariz RM beserta tim manajemen saling berbagi di masa pandemi covid-19. Jauh sebelum wabah ini melanda dunia, FRM Management pun aktif dalam kegiatan sosial.

”Kami FRM Management sebetulnya jauh sebelum pandemi covid-19 melanda dunia, sudah aktif melakukan berbagai kegiatan sosial. Misalnya berbagi dengan yatim piatu, korban banjir dan hadir di setiap musibah yang terjadi. Semua itu sudah kami lakukan selama tiga tahun belakangan, aktif dalam baksos,” jelas Fariz RM pada Prokabar.com belum lama ini.

Tak hanya sebatas berbagi untuk masyarakat yang membutuhkan, pelantun ‘Barcelona’ ini menularkan semangat kepedulian dan jadi inspirasi banyak pihak.

”Harapannya dengan aksi sosial ini akan lebih banyak lagi pihak yang diberi kemampuan lebih oleh Tuhan untuk peduli. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini banyak yang harus kita perhatikan,” serunya.

Meluluskan niatannya itu, sebagai musisi, Fariz RM gencar melakukan penggalangan dana. Ia kerap melakukan kolaborasi dengan teman sesama profesi dan juga sejumlah komunitas untuk melancarkan aksi sosial.

”Seperti sekarang ini, saya berkolaborasi dengan komunitas DJ yaitu T-Bunc Collaboration. Menggalang dana bagi pejuang literasi di Parung, Bogor untuk kembali menyalurkan bantuan berupa sembako bagi keluarga prasejahtera di sana,” beber Fariz yang tampil memukau membawakan sejumlah lagu hitsnya berjudul, ‘Selangkah Keseberang’, ‘Kurnia’, ‘Pesona’, ‘Sakura’ dan ‘Barcelona’.

Dibalik kesuksesan sinergi antara FRM Management dan T-Bunc Collaboration, Fariz menyebut ada peran penting yang dilakukan Serikat Wartawan Indonesia (SWI). Sebuah komunitas jurnalis yang mempunyai misi dan visi sejalan dengan FRM Management.

”Kami bekerjasama dengan Serikat Wartawan Indonesia (SWI) secara continue untuk penyaluran donasi secara tepat. Mereka bekerjasama mengumpulkan data, siapa saja yang perlu dibantu. Kali ini SWI menemukan kisah inspiratif. Yaitu Bude Kis, mantan ibu penjual jamu yang sengaja membawakan buku-buku pelajaran untuk anak-anak dari keluarga prasejahtera,” sebutnya.

Kisah inilah yang membuat FRM Management terinspirasi untuk memberi apresiasi kepada sang pejuang literasi. Donasi yang diberikan berupa paket sembako bagi puluhan anak asuh Bude Kis yang berasal dari keluarga prasejahtera.

”SWI jadi ujung tombak kami sekaligus tim gerilya mencari siapa berhak mendapat bantuan dari FRM Management. Selain itu mereka juga terjun langsung ke lokasi untuk memastikan, seperti sebelumnya ke lokasi korban kebakaran di Paseban, Jakarta Pusat. Sekali lagi saya ucapkan terimakasih, tanpa mereka kami cukup kerepotan dalam segi penyaluran donasi,” tambah Fariz lagi.

Menanggapi pernyataan Fariz RM, Edi Triyono sebagai perwakilan SWI mengaku senang atas kepercayaan dari FRM Management.

”Kami sangat mendukung aksi sosial FRM Management sesuai dengan visi dan misi kami. Terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami. Semoga apa yang jadi niatan kami ini bisa berguna bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” singkat Edi mewakili teman-temannya.

Selain SWI, Fariz RM pun menyambut baik komunitas penggemar yang tergabung dalam Route 80’s. Kelompok pecinta musik yang juga alumni SMA Kota Bogor ini memberikan bantuan buku-buku tematik untuk mengisi perpustakaan yang dikelola Bude Kis.

”Alhamdulillah dari Route 80’s ikut berdonasi berupa buku-buku bagi anak-anak di sana. Jadi selain sembako dari kami, kumpulan buku-buku juga diserahkan oleh mereka,” bangga Fariz RM yang juga menyebut masih ada dari KFFRM (Komunitas Fantastic Fariz RM) yang turut serta dalam aksi sosial. (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top