Sibuk Utak-atik Kriteria Gubernur Sumbar, Para Bakal Calon Masih Cuek

Penulis -

Senin, 24 Februari 2020 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Berbagai elemen, pers, tokoh, petantau, perguruan tinggi, sudah sibuk utak-atik kriteria calon Gubernur Sumbar mendatang. Sementara para tokoh nan akan turun gelanggang masih terkesan cuek saja.

Para pemangku kepedulian pada Sumbar dengan serius mencoba menyusun-yusun calon gubernur mereka. Mulai dari tukar mindstet lah, yang harus bisa membuat pertumbuan ekonomi hingga 7 persen, juga ada kriteria lain. Punya hubungan baik dengan rantau, tokoh dan sumando.
Semua itu tampaknya belum jadi pikiran bagi para calon-calon.

Dari berbagai sumber yang diterima dan berseliweran, sampai saat ini elektabilitas tertinggi diklaim milik dua ‘M’ yakni Mulyadi dan Mahyeldi, kedua pendukung saling klaim keunggulan, mulai dari survei a,b,c dan d hingga polling di Medsos keduanya saling berpacu.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Dibawah keduanya ada nama bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni dan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit. Kedua sosok ini termasuk paling kerap menyapa pengguna jalan terutama di Padang melalui baliho-balihonya.

Ali Mukhni, mau tinggi atau rendah elektabilitasnya, tapi pasangan tak dapat-dapat. Serupa tapi tak sama dengan peraih suara Pileg lalu di Sumbar 2, Mulyadi, meskipun jadi jawara survei sampai saat ini belum menentukan pendamping untuk berlaga di pilgub.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Santer terdengar, Mulyadi lebih mau berdampingan dengan Nasrul Abit, sebab suara di Pesel signifikan. Namun, Nasrul tampak condong memilih sosok Bupati Agam, Indra Catri. Tampaknya ini untuk antisipasi, mana tahu PKS memilih Mahyeldi, maka Riza Palepi, yang dicadangkan untuk cawagub Nasrul Abit, habis harapan. Jika Riza yang lolos maka Mahyeldi yang gigit jari.

Sementara itu sosok bersahaja Dony Moenek, juga belum mengepakkan sayapnya, adek ayem saja, mungkin dikarenakan Sekjen DPD RI tengah banyak pertimbangan atau mengatur strategi. Serupa dengan mantan bupati Tanah Datar, Shadiq Pasadigoe yang belum tampak betul penetrasinya, namun satu-dua balihonya sudah jauh-jauh hari mengisi ruang publik.

Baca Juga :  Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Sampai hari ini baru Fakhrizal yang telah menemukan tambatan yakni Walikota Pariaman, Genius Umar. Lewat jalur independen, pasangan ini bersitungkin mengumpulkan dukungan dari masyarakat.

Dari semua dinamika yang terjadi, rasanya sampai saat ini para kontestan tentu belum memikirkan pertumbuhan ekonomi, atau merubah midset. Mereka masih disibukkan dengan lobi-lobi politik, penguatan tim pemenang, bahkan menseleksi kriteria calon lain sebagai pendamping. Mereka fokus pada tujuan untuk bisa maju dan di usung serta menang, tekait harapan lain, nanti sajalah. (hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman
Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?
Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali
Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi
Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)
Kebenaran, Keniscayaan dan Kebermaknaan  Agama Pada Manusia (Membaca Agama dari Perspektif  Kesadaran, Filsafat dan Kajian Budaya)
Filosofi Kenetralan dan Fungsi Keseimbangan Dalam Menjalani Kehidupan
Aeratie Gebouw dan Rumah Air Kandang Ditabek, Simbol Modernitas dan Jejak Sejarah Air Bersih dari Paninjauan

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:33 WIB

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Jumat, 25 September 2026 - 11:22 WIB

Mengapa Manusia Membutuhkan Oksigen di Udara?

Senin, 21 September 2026 - 11:49 WIB

Pura Luwur Gunung Kukus Gwa Gong, Jejak Keindahan Seni dan Kearifan Leluhur Bali

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Uluwatu dan Pelajaran Tentang Kesadaran Manusia Sebagai Pemimpin di Muka Bumi

Selasa, 8 September 2026 - 11:12 WIB

Syekh Burhanuddin Ulakan (Ulama yang Mengubah Surau Menjadi Pusat Peradaban Islam Minangkabau)

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB