Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Siaga Covid 19, Satpol PP-Damkar Agam Razia dan Tutup Warnet Video Game

Dibaca : 164

Lubuk Basung, Prokabar — Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Agam mulai melakukan aksi penertipan dan kebijakan terkait Tanggap Darurat Covid 19. Penertipan dan penutupan sementara warung internet atau warnet dan cafe-cafe mulai diberlakukan, mengingat ancaman virus yang masih membayangi Kabupaten Agam.

Kasatpol PP Damkar Agam, Kurniawan Syahputra mengatakan, untuk sementara waktu seluruh warnet dan area video game ditutup sampai kondisi penanganan penyebaran Covid19 dinyatakan aman dan stabil di Kabupaten Agam, Jumat (3/4).

Warnet dan arena video game menjadi salah satu lokasi berpotensi penyebaran virus tersebut. Karena banyak warga yang berkumpul dan bermain game on line bersama. “Pemerintah dan aparat kepolisian sudah menginstruksikan tidak boleh ada kegiatan yang mengundang banyak orang karena rawan penyebaran Covid 19,” terangnya.

Penertiban arena video game bermula di Hilir Pasa Lamo Lubuk Basung, Jumat (3/4). Sesuai laporan masyarakat, lokasi tersebut sudah meresahkan. Aktivitas selain anak-anak juga banyak warga lainnya yang bermain di sana. video game tersebut.

“Saya sudah minta, operasional tempat video game itu ditutup sampai kondisi penanganan penyebaran Covid 19 tuntas,” tegas Kurniawan.

Ia meminta masyarakat dapat memahami dan mengerti terkait situasi dan kondisi saat ini. Tidak aman dan masih dalam ancaman Covid 19. Seluruh pemilik warnet video game diminta mentaati seluruh himbauan. Itu juga bertujuan demi keselamatan seluruh masyarakat.

Penertiban aktivitas warga yang berkumpul, tidak hanya dilakukan di warnet dan area video game saja. Akan tetapi juga di cafe-cafe muda-mudi lainnya. Pedagang diminta memakai pola delivery order atau sistem antar jemput atau take a way atau pesan bawa pulang. Hal ini demi keamanan bersama.

Kasat melanjutkan penyebaran virus itu tidak dapat dideteksi. Sementara wadah penyebarannya sangat mudah. “Warga harus siaga dan waspada. Jika tidak akan menyesal kelak dan menanggung resiko bahaya nantinya,” pungkas Kurniawan. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top