Si Jenius Arik Alfiki Dinyatakan Tidak Bersalah?

Penulis -

Rabu, 24 April 2019 - 10:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar — Arik Alfiki sempat membuat heboh. Remaja 18 tahun ini diciduk polisi karena dituduh melakukan illegal access ke situs milik KPU. Arik ditangkap di Payakumbuh Minggu (21/4) lalu. Arik dibawa ke Polda Metro Jaya.

Penangkapan Arik ini membuat aktivis IT kebingungan. Dari riwayat Arik, dirinya adalah seorang penetration testing. Tujuan aktivitasnya adalah melacak kelemahan sebuah website dan software, kemudian melaporkan kepada pemilik.

Bahkan Arik sudah mendapatkan banyak penghargaan atas kemampuannya membaca kelemahan sebuah sistim.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Ethical Hacker Indonesia, sebuah komunitas yang mewadahi hacker, ikut angkat bicara. Founder EHI, Teguh Aprianto mengaku sudah mengenal Arik Alfiki. Anak Payakumbuh ini dikenal sebagai hacker yang aktif.

“Tujuannya baik, sama sekali tidak ada bermaksud mengganggu atau merusak,” jelas Teguh di akun Facebooknya.

Dari kronologis yang ditulis Teguh, Arik sudah mengirimkan email kepada IT KPU dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) terkait kelemahan sistim website tersebut. Bahkan BSSN sudah menghubungi Arik untuk menginformasikan bahwa bug yang ditemukan sudah diperbaiki. Ketika Arik mencoba memastikan kembali, aktivitasnya dilacak oleh KPU, dan KPU melaporkan ke Siber Polri.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Saat ini Arik diketahui tidak ditahan oleh Polda Metro Jaya. Teguh ketika menghubungi Arik berada di rumah pamannya di Jakarta. Tetapi belum bisa meninggalkan Jakarta.

“Arif Alfiki akan diberikan pendampingan dan bantuan hukum dari Ethical Hacker Indonesia dan Tordillas,” ungkap Teguh.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Sementara itu, orang tua Arik, Dedi Hendri juga memastikan Arik dalam kondisi yang aman.

“Alhamdulillah saya sudah beberapa kali berkomunikasi dengan anak saya dan petugas kepolisian, anak saya dalam keadaan baik dan aman. Dia kooperatif dan Alhamdulillah petugas pun baik sama anak saya,” jelas Dedi dalam akun Facebooknya.

Dedi saat ini terus mendampingi Arik dalam proses pemeriksaan di Polda Metro Jaya. (laf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB