Shalat Gerhana di Masjid Raya, Datanglah Segera

Penulis -

Selasa, 8 November 2022 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Malam ini, Selasa (8/11), Shalat Gerhana Bulan akan dilaksanakan di Masjid Raya Sumbar mulai pukul 18.42 WIB.

Pelaksanaan shalat gerhana bulan ini akan dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Audy Joinaldy, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof Dr Nasarudin Umar serta Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Dr Helmi. Dengan imam shalat H Irsyad SIQ.

Mari hadiri beramai-ramai shalat gerhana ini yang diawali dengan shalat magrib berjamaah.

Shalat gerhana merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan pelaksanaannya oleh Rasulullah SAW. Seperti diketahui, fenomena astronomi gerhana bulan total akan terjadi hari ini, Selasa 8 November 2022 mulai pukul 18.16 Wita (19.16 WIB). Puncak gerhana bulan total akan terjadi pada pukul 18.59 Wita (19.59 WIB).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Durasi fase gerhana bulan total di wilayah Sulawesi Selatan yakni 3 jam 40 menit 23 detik. Diawali dengan fase gerhana total mulai yakni pukul 18.16 Wita (19.16 WIB).

Panduan Shalat Gerhana Bulan Total 8 November 2022

Sebelum melakukan Shalat gerhana bulan, harus mengetahui terlebih dahulu niat Shalat gerhana bulan. Niat saat akan melaksanakan Shalat gerhana bisa diucapkan dalam hati, ataupun dilafalkan dengan lisan.
Dikutip dari laman NU Online, berikut ini niat Shalat gerhana bulan, bacaan latin, dan terjemahannya:
أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامً/مَأمُومًا لله تَعَالَى
Bacaan latin:
Ushallî sunnatal khusûf rak’ataini imâman/makmûman lillâhi ta’âlâ Artinya
Artinya:
“Saya shalat sunnah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT.”

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Tata Cara Shalat Gerhana

Setelah mengetahui niat Shalat gerhana, selanjutnya perlu diketahui pula tata cara pelaksanaan Shalat gerhana.
Berikut ini tata cara pelaksanaannya yang dilansir dari laman Kementerian Agama RI:

Berniat di dalam hati

Takbiratul ihram, yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa

Membaca do’a iftitah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah: “Nabi Saw. menjaharkan (mengeraskan) bacaannya ketika shalat gerhana.”(HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901)

Kemudian rukuk sambil memanjangkan bacaannya

Kemudian bangkit dari rukuk (i’tidal) sambil mengucapkan ‘Sami’allahu Liman Hamidah, Rabbana Wa Lakal Hamd’

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Setelah i’tidal tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang, berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama

Kemudian rukuk kembali (rukuk kedua) yang panjangnya lebih pendek dari rukuk sebelumnya

Selanjutnya, bangkit dari rukuk (i’tidal)

Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana rukuk, lalu duduk di antara dua sujud, kemudian sujud kembali

Selanjutnya, bangkit dari sujud lalu mengerjakan rakaat kedua. Rakaat kedua ini dilaksanakan sebagaimana rakaat pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya

Salam

Setelah melaksanakan Shalat gerhana, imam menyampaikan khutbah kepada para jamaah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdoa, beristighfar, dan bersedekah. (mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB