Sering Mati Lampu di Pasaman, Jangan Salahkan PLN

Penulis -

Kamis, 23 Mei 2019 - 03:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Arus listrik sering padam di Pasaman. Ini sudah biasa. Namun ada pula, sebagian masyarakat, saat mati lampu langsung mengumpat. PLN inilah, itulah, disengaja lah atau apalah, yang pandangannya buruk-buruk saja, terhadap PLN.

Atas hal inipun, Manager PLN ULP Lubuk Sikaping, David Yusyaf kembali angkat bicara. Letak geografis Pasaman lah yang menyebabkan arus listrik sering padam. Pohon tumbang, lereng longsor, banjir, angin ribut, rata-rata itu yang menjadi penyebab terjadinya ganguan pada jaringan PLN yang akhirnya menyebabkan arus padam.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Arus di Pasaman saat ini hanya dipasok dari dua Gardu Induk (GI) yaitu Bukittinggi dan Pasaman Barat. Dua pasokan ini mengaliri 47.000 pelanggan. Jaringannya melintasi daerah perbukitan. Wajar kalau sering mati lampu. Jadi pinta kami, jangan ada kalimat menohok atau semacamnya yang menyalahkan kami. Kami ini selalu bekerja maksimal. 24 jam kami stand by kalau ada gangguan. Syukur-syukur kalau gangguannya di kota, kalau di tengah hutan belantara sana, hanya Tuhan yang tahu perjuangan kami,” kata David, Rabu (22/5).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Meski begitu, saat ini PLN tengah berupaya membangun Gardu Induk (GI) di Ampang Gadang, Kecamatan Panti dengan kekuatan daya 20 MVA. Ini adalah jalan keluar supaya Pasaman tidak lagi tergantung pada suplai GI di daerah tetangga dan terhindar dari hal sering mati lampu.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Selain itu, kami juga tengah membangun enam kilometer jaringan listrik dari daerah Muaro Cubadak hingga Sumpadang, Kecamatan Rao yang akan disuplai dari Gardu Induk Koto Nopan, Sumatera Utara. Kita terus berupaya agar masyarakat Pasaman dapat memperoleh penerangan listrik dengan baik. Untuk itu kami juga meminta kerjasama semua lapisan masyarakat,” tutup David. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB