Sering Kecelakaan, Bupati Tanah Datar Desak Pemprov Bangun Pembatas Jalan di Batipuh

Penulis -

Rabu, 27 Juli 2022 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Bupati Tanah Datar, Eka Putra SE, MM mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk membangun pembatas jalan di ruas jalan Kubu Karambia – Batusangkar, karena sering terjadi kecelakaan di kawasan tersebut.

Ia mengatakan, sudah begitu banyak pengaduan masyarakat yang masuk kepadanya terkait rawannya ruas jalan tersebut, khususnya di Nagari Batipuh Ateh. Sudah sering mobil terjun ke halaman orang, masuk bandar, bahkan ke jurang.

“Saya perintahkan dinas PU dan Perhubungan berkoordinasi untuk memasang pembatas jalan di sana. Ternyata itu ruas jalan provinsi. Tentu kami memohon Pemprov agar menyikapi ini. Sehingga tidak ada lagi warga Sumbar yang jadi korban di kawasan itu,” jelas Eka.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Di sisi lain, kata Eka pihaknya terus berkoordinasi intensif dengan dinas terkait di Pemprov Sumbar untuk memperbaiki jalan-jalan provinsi yang rusak di Tanah Datar.

“Kebanyakan jalan yang rusak adalah jalan provinsi. Kalau kami perbaiki dengan APBD Kabupaten, maka akan jadi temuan. Kalau dibiarkan terus, maka seakan-akan Pemkab tak peduli. Padahal, itu ruas jalan provinsi,” imbuh Eka Putra.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Tanah Datar Nusirwan mengatakan terkait seringnya terjadi kecelakaan di jalan raya Kubu Karambia – Batusangkar, pihaknya telah mencoba menyurati Dishub Provinsi serta memberikan tembusan ke pihak terkait terhadap penyediaan rambu keselamatan berkendara di lokasi itu.

Direncanakan semula, pengadaan rambu keselamatan berkendara tepatnya di Nagari Batipuah Ateh di anggaran pada tahun 2023.

Namun melihat kondisi saat ini, jalan tersebut semakin hari terus memakan korban, dalam seminggu terakhir sudah ada tiga unit mobil yang terperosok atau terjatuh.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Menyikapi hal itu, kata Nusirwan, untuk antisipasi kecelakaan hingga akhir tahun ini pihak provinsi akan meninjau langsung ke lokasi terkait pengaman jalan.

“Kita sudah mengirimkan surat ke Dishub Provinsi, dan tembusannya juga ke PU, dan DPRD. Nanti akan di tinjau kelapangan, apa yang akan dilakukan dalam antisipasi kecelakaan di Batipuah Ateh,” katanya. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB