Lubuk Basung, Prokabar – Bencana gempa alam menimpa bumi Pasaman memberikan dampak buruk masyarakatnya. Bahkan harus mengungsi sampai di Padang Tarok, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Camat Palembayan, Sabirun mengatakan, hingga Sabtu Sore (26/2), jumlah korban gempa Pasaman yang mengungsi ke wilayahnya sudah mencapai seribu jiwa lebih. Sebelumnya pada Kamis malam hingga Jumat Siang (25/2), pengungsi itu masih berjumlah 800 jiwa. Namun kini terus bertambah melalui bus bantuan tim evakuasi.
“Kami Pemerintahan Kecamatan Palembayan bersama TNI, Polri, BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Pemerintah Nagari Salareh Aia, PKK, pemuda dan Tokoh Masyarakat menampung korban gempa Pasaman. Alhamdulillah, masyarakat bersama tim gabungan bahu membahu menerima dan membantu saudara kita ini,” ungkapnya kepada Prokabar.com, Sabtu Sore, (26/2).
Selain itu lanjutnya, warga bahkan bersedia menampung korban dengan menyediakan 13 unit rumah untuk penampungan. Dua unit tenda dari Polres Agam dan satu unit tenda dari BPBD.
“Kami bersama Dinas Sosial dan PKK juga membangun Dapur Umum. Memenuhi kebutuhan makan dan minum korban gempa itu,” tutupnya. (rud)
















