Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Seratus Lebih Warga Tanah Datar Diduga Kontak Dengan dr. Mawardi. Pasien Positif Covid 19

Dibaca : 2.2K

Tanah Datar, Prokabar – . Sebanyak 104 orang warga Tanah Datar diduga pernah kontak erat dengan dokter Mawardi, pasien positif Covid 19 di Kota Padang Panjang. Ke 104 warga itu tersebar di beberapa kecamatan, seperti X Koto sebanyak 78 orang yang terdiri dari puskesmas X Koto satu 12 orang dan X Koto dua sebanyak 66 orang. Batipuh satu sebanyak 25 orang, dan Batipuh Selatan sebanyak 1 orang.

Kepala dinas kesehatan Tanah Datar saat dihubungi prokabar.com membenarkan jika terdapat puluhan orang yang diduga memiliki riwayat kontak dengan dokter Mawardi. Untuk tindakan, pengambilan swab akan dilakukan mulai Kamis (25/6). ” Iya benar, besok kita mulai pengambilan swabnya di RSUD Hanafiah,” ungkap Yesrita.

Lebih lanjut, kabid P2P Dinskes Tanah Datar saat dihubungi melalui jaringan telfon mengatakan jika jumlah orang yang diduga pernah kontak erat dengan dokter Mawardi bisa saja bertambah. Pasalnya, sampai saat ini petugas puskesmas masih melakukan tracing terhadap orang yang pernah kontak erat dengan dokter Mawardi.

“Kemungkinan orang kontak erat bisa saja bertambah. Petugas masih melacak dengan memberikan himbauan kepada warga dan upaya lain juga dilakukan dengan menggunakan mobil pengeras suara,” ungkap Roza Mardiah.

Terkait pengambilan swab orang yang kontak erat dengan dokter Mawardi, Roza mengatakan pengambilan sampel swab akan dilakukan secara bertahap, dimana setiap harinya pengambilan sampel dilakukan kepada 30 orang. “Setiap hari kita akan ambil sampelnya untuk 30 orang,” tambahnya.

Roza menghimbau, warga yang pernah kontak erat dengan dokter Mawardi diharapkan untuk melapor ke pihak puskesmas. Hal ini dilakukan tak lain untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19.

Hingga rabu 24 juni 2020, data rekapan penanangan Covid 19 masih terdapat dua orang positif Covid 19 yang dirawat di RS rujukan pemerintah. 8 orang dinyatakan sembuh dan 1 meninggal dunia.

Sementara, jumlahODP sebanyak 11 orang, PDP 2 orang, dan notifikasi atau pelaku perjalanan dari daerah terpapar sebanyak 282 orang.(eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top