Serasa Mau Muntah, Bunga Bangkai Ditebang Pemilik Rumah

Penulis -

Rabu, 12 Desember 2018 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Bunga bangkai yang sempat tumbuh di halaman rumah Nengsi di Jorong Balai Labuah Bawah Nagari Lima Kaum, Kecamatan Limo Kaum akhirnya ditebang oleh sang pemilik rumah.

Pemilik rumah mengaku, bunga langka dengan nama latin Amorphophallus titanum ini ditebang karena selalu mengeluarkan bau busuk.

Awamnya pengetahuan tentang bunga yang dilindungi, membuat pemilik rumah nekad menebas bunga bangkai tersebut dengan parang.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Saya potong karena malam hari tidak tahan dengan bau busuk, membuat saya mau muntah,” ujar Nengsi.

Menurut Nengsi, bunga bangkai telah tiga kali tumbuh dan berbunga di tempat yang sama. Setiap tumbuh selalu ia potong, karena mengeluarkan bau busuk.

“Saya tidak tahu kalau bunga bangkai dilindungi, dan awalnya saya hanya tahu itu tanaman liar. Karena cantik, saya tanam di rumah. Ternyata malam hari malah selalu mengeluarkan bau bangkai,” ujarnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Dari pantauan prokabar.com di rumah milik Nengsi, bunga bangkai tersebut tumbuh tepat di pekarangan rumahnya. Setelah dipotong, bunga tersebut dibiarkan tergelatak begitu saja. Disamping bunga juga tumbuh sebuah pohon dengan ukuran batang yang kecil, yang menurut pemilik rumah merupakan induk dari bunga bangkai tersebut.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Amorphopallus Titanum merupakan flora endemik Pulau Sumatera yang dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia. Bunga ini mekar sekitar bulan November. Pada fase vegetatif, bunga bangkai akan muncul daun dan batang mencapai 2,5 meter dengan diameter sekitar 25 cm.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB