Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Sepi, Objek Wisata Agam Ditutup Selama Libur Akhir Tahun 2020

Dibaca : 354

Agam, Prokabar — Kebijakan Pemerintah melakukan penutupan di seluruh objek wisata hampir merata masyarakat kecewa. Pasalnya, kondisi itu membuat suasana libur menjadi lengan dan sepi. Pedagang menjadi hambar jual beli, masyarakat yang ingin berlibur kembali banyak mengurung diri di rumah.

Peraturan tersebut sesuai Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor 06/ED/GSB-2020. Terhitung 29 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021 seluruh objek wisata dan tempat hiburan ditutup terkait pencegahan Covid-19 di masa libur akhir tahun 2020. Kemudian disusul Maklumat Kapolri dan Himbauan Pemerintah Kabupaten Agam, nomor 633/XII/2020, seluruh objek wisata ditutup.

Aditya, perantau di Duri, Provinsi Riau asal Baso, Kabupaten Agam mengungkapkan saat libur akhir tahun ini menjadi momen membawa anak-anak berlibur ke kampung halaman. Berlibur menikmati kesejukan dan keindahan alam kampung halaman. Karena objek wisata ditutup, terpaksa memanfaatkan lokasi lain dan apa adanya.

“Kami memanfaatkan liburan ini agar anak-anak kami bisa mengenal dekat tentang kampung halamannya. Menikmati suasana libur dengan keelokan negeri asal usulnya. Karena destinasi utama ditutup, kami akan cari lokasi yang memungkinkan dapat tetap kita nikmati,” tuturnya.

Yusnimar, salah seorang pedagang mengatakan, sering terjadinya penutupan objek wisata berdampak buruk pada pedagang. Terutama yang berada di sekitar objek wisata. Karena jual beli sangat bergantung pada kunjungan objek wisata. Jika itu ditutup, jelas tidak akan ada yang datang dan berbelanja.

“Kondisi ini sangat merugikan kami. Meski demikian kami tidak bisa berbuat banyak. Karena kondisi pandemi Covid-19, memang harus tetap kita pahami,” ujarnya.

Yusnimar kembali mengatakan, biasanya dihari libur transaksi mencapai Rp 1 juta lebih. Sejak terjadi pandemi Covid-19, jauh merosot. “Kami berharap, masa buruk ini cepat berakhir. Objek wisata kembali dibuka dan kembali ramai dikunjungi wisatawan,” tutupnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top