SEPABLOCK PT Semen Padang Jadi Peluang Usaha Baru Desa/Nagari

Penulis -

Kamis, 23 Oktober 2025 - 20:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang,Prokabar- PT Semen Padang kembali menegaskan komitmennya sebagai pelopor inovasi material bangunan di Indonesia. Dalam kegiatan Rapat Koordinasi Badan Usaha Milik Desa Bersama (Rakor BUMDESMA) yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sumatera Barat, perusahaan semen tertua di Asia Tenggara ini mempresentasikan produk inovatif ramah lingkungan bernama Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Gubernur Sumbar itu diikuti lebih dari 100 peserta yang terdiri atas pengurus BUMDESMA se-Sumatera Barat. Rakor bertema “Evaluasi Kinerja, Strategi Pembangunan Usaha, serta Penguatan BUMDESMA untuk Kesejahteraan Rakyat” tersebut menjadi ajang berbagi pengalaman dan strategi antar pelaku usaha desa.

Dalam forum tersebut, Staf Unit Produksi BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Zulfikar, memaparkan bahwa SEPABLOCK merupakan wujud nyata inovasi perusahaan dalam menghadapi tantangan industri semen nasional yang semakin kompetitif. Produk ini, kata dia, tidak hanya memperluas lini bisnis PT Semen Padang, tetapi juga menjadi solusi material bangunan yang efisien, cepat, dan ramah lingkungan.

“SEPABLOCK menggabungkan efisiensi konstruksi dengan estetika bangunan. Kami yakin produk ini akan diterima masyarakat karena lebih ekonomis, presisi, dan memiliki tampilan yang rapi serta modern,” ujar Zulfikar di hadapan peserta rakor.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Menurutnya, SEPABLOCK adalah sistem bata interlock yang dirancang agar setiap unit bata saling mengikat tanpa memerlukan plester atau acian tambahan. Sistem ini membuat proses pembangunan lebih cepat dan hemat biaya, sekaligus menghasilkan struktur bangunan yang kuat dan tahan gempa.

“Untuk rumah tipe 36, biasanya pembangunan dengan bata merah membutuhkan waktu 30–45 hari. Namun dengan SEPABLOCK, hanya sekitar 21–30 hari. Bahkan rumah contoh kami rampung dalam 16 hari dengan enam pekerja saja,” ungkap Zulfikar.

Ia menambahkan, penggunaan SEPABLOCK dapat menekan biaya pembangunan hingga 10 persen dibandingkan material konvensional. Dari hasil uji siklik atau uji dorong-tarik di Kementerian PUPR, produk ini juga dikategorikan ramah gempa karena sistem interlock-nya membuat struktur tetap kokoh saat terjadi guncangan.

“Setiap bata diproduksi dengan standar mutu tinggi menggunakan campuran semen khusus, menghasilkan presisi dan kekuatan tekan yang lebih baik. Karena itu, SEPABLOCK cocok untuk berbagai jenis bangunan, mulai dari rumah tinggal hingga fasilitas publik,” tambahnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sementara itu, Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Ilham Akbar, menegaskan bahwa perusahaan siap mendukung pembangunan nagari, terutama dalam menjawab amanat Permendes Nomor 2 Tahun 2025 terkait pemanfaatan Dana Desa. Fokusnya antara lain pengembangan potensi lokal, pembangunan infrastruktur berbasis bahan baku lokal, serta penguatan ketahanan ekonomi desa.

“PT Semen Padang menjamin ketersediaan produk berkualitas tinggi berstandar nasional dengan harga kompetitif. Kami percaya, pembangunan infrastruktur yang kuat berawal dari material yang terpercaya,” ujarnya.

Selain produk semen, PT Semen Padang juga menawarkan berbagai solusi material inovatif seperti SEPABLOCK yang dapat mendukung pengembangan usaha BUMNAG maupun BUMDESMA di berbagai daerah.

Paparan inovasi tersebut disambut antusias para peserta rakor. Direktur BUMNAG Bersama Kecamatan Enam Lingkung, Zaiful Lahmi, menyatakan ketertarikan untuk menjajaki kerja sama langsung dengan PT Semen Padang agar produk SEPABLOCK dapat dipasarkan ke masyarakat di wilayahnya.

“Kami melihat peluang besar bagi BUMNAG untuk ikut memasarkan produk ini. Namun tentu kami membutuhkan kerja sama yang jelas agar bisa menjual ke masyarakat dengan margin keuntungan yang pasti,” kata Zaiful.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sementara itu, Direktur BUMNAG Bersama Kecamatan Harau, Witrawati, yang telah memulai usaha penyaluran berbagai produk PT Semen Padang, turut memberikan motivasi kepada peserta rakor lainnya.

“Inovasi seperti SEPABLOCK dapat menjadi peluang baru bagi BUMDESMA dalam mengembangkan unit usaha berbasis kebutuhan masyarakat di sektor perumahan dan konstruksi,” ujarnya.

Melalui inovasi SEPABLOCK, PT Semen Padang tidak hanya memperkuat posisinya di industri semen nasional, tetapi juga menegaskan perannya dalam mendorong transformasi hijau di sektor konstruksi. Produk ini membuktikan bahwa efisiensi, keberlanjutan, dan kualitas dapat berjalan beriringan. Dengan dukungan pemerintah daerah dan kemitraan bersama BUMDESMA, SEPABLOCK berpotensi menjadi produk unggulan yang mendorong percepatan pembangunan desa dari Sumatera Barat hingga ke pelosok Indonesia, sejalan dengan semangat kemandirian dan keberlanjutan.

Sebagai bagian dari SIG Group, PT Semen Padang terus memperkuat peran dalam mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya pada poin “Pembangunan Ekonomi yang Merata dan Inklusif” serta “Transformasi Industri dan Ekonomi Hijau”. Melalui inovasi produk seperti SEPABLOCK, perusahaan berkomitmen menghadirkan solusi konstruksi berkelanjutan yang memberi manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat luas. (*/Eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB