SEPABLOCK PT Semen Padang Jadi Magnet Pengunjung Xporia 2025

Penulis -

Selasa, 12 Agustus 2025 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar- Produk inovatif PT Semen Padang, SEPABLOCK atau bata interlock, menjadi magnet perhatian pengunjung pameran Xporia 2025 yang digelar Pemerintah Kota Padang di GOR H Agus Salim, 8–10 Agustus 2025. Pameran bertema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City” ini merupakan rangkaian perayaan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-359 dan diikuti berbagai pelaku usaha dari beragam sektor.

Di stan PT Semen Padang, pengunjung disuguhi maket instalasi SEPABLOCK dan video proses pembangunan rumah menggunakan produk tersebut. Konsep stan yang menyerupai rumah SEPABLOCK menarik perhatian pengunjung untuk singgah, mengamati detail pemasangan, dan berdiskusi langsung dengan tim perusahaan.

“Alhamdulillah, respons pengunjung sangat positif. Banyak yang penasaran dengan cara pemasangan, bahan baku, keunggulan dibanding bata merah, hingga harga dan lokasi rumah yang telah menggunakan SEPABLOCK,” ujar Junior Product Application Officer Departemen BIP PT Semen Padang, Doni Maizwar, Minggu (10/8/2025).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Doni menambahkan, sebagian besar pengunjung juga menanyakan ketersediaan tenaga tukang yang memahami teknik pemasangan SEPABLOCK. “Ini menunjukkan minat yang tinggi sekaligus peluang untuk edukasi pasar,” ujarnya.

Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Ilham Akbar, menyebut kehadiran di Xporia 2025 menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan SEPABLOCK secara langsung kepada publik. “Kami menampilkan SEPABLOCK bukan sekadar mengikuti tren, tetapi sebagai solusi nyata bagi masyarakat dan industri konstruksi. Produk ini memadukan kekuatan, efisiensi, estetika, dan keamanan,” kata Ilham.

Melalui pameran ini, PT Semen Padang berharap SEPABLOCK dapat menjadi pilihan utama bagi konsumen yang menginginkan hunian modern, cepat dibangun, hemat biaya, dan tahan gempa. “Kami optimistis SEPABLOCK akan semakin dikenal luas dan menjadi inovasi membanggakan dari anak negeri,” tutupnya.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Ramah Lingkungan dan Hemat Biaya
SEPABLOCK adalah bata saling mengunci (interlock) yang diproduksi tanpa proses pembakaran, sehingga lebih ramah lingkungan. Inovasi ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pembangunan yang menuntut kecepatan, kekuatan, dan efisiensi biaya.

Dibanding bata merah, penggunaan SEPABLOCK dapat menghemat biaya pembangunan hingga 10 persen. Penghematan ini berasal dari metode konstruksi yang memungkinkan kolom dan balok dibangun bersamaan dengan dinding, tanpa memerlukan plester atau aci. Waktu pengerjaan pun lebih singkat — rumah tipe 36 dapat selesai dalam sekitar tiga minggu.

Untuk membangun rumah tipe 36 dengan satu kamar tidur, dibutuhkan sekitar 4.000 pcs SEPABLOCK, 35 zak semen, dan 60 batang besi ukuran 10 mm. Sederhananya, satu meter dinding memerlukan 40 pcs SEPABLOCK, 5 kg semen, dan 6 meter besi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Selain efisien, SEPABLOCK unggul dari sisi estetika dan kenyamanan. Presisi desain membuat dinding tampak rapi tanpa finishing berlapis, sementara rongga di dalamnya membantu melepas panas sehingga ruangan lebih sejuk.

Keunggulan lain adalah ketahanannya terhadap gempa. Berdasarkan pengujian siklik atau lateral load test di Kementerian PUPR, SEPABLOCK masuk kategori ramah gempa. Sistem interlock yang saling mengikat membuat struktur dinding lebih stabil dan kokoh meski terjadi guncangan.

Produk ini bahkan telah digunakan untuk membangun rumah contoh di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. (*/Eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB