Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Seorang Positif Covid 19 di Solsel, Pasien Pernah Duduk di Kedai dan Berburu Babi di Tanah Datar

Dibaca : 769

Tanah Datar, Prokabar – Dinas kesehatan Kabupaten Tanah Datar mengatakan jika telah melakukan tracing terhadap satu pasien positif Covid 19 di Solok Selatan yang diketahui pernah melakukan perjalanan ke Batusangkar.

Diketahui, pria berusia 33 tahun itu berkunjung kekediaman orang tuanya di Jorong Gunuang Medan, Nagari Talang Tangah, Kecamatan Sungai Tarab.

“Telah kita lakukan tracing tadi, untuk sementara kita dapati 7 orang. Itu semua keluarga pasien,” ungkap Roza Mardiah Kabid P2P Dinkes Tanah Datar saat ditemui di ruangannya, Kamis (25/6).

Nasrul Abit Indra Catri

Roza Mardiah mengungkapkan, selain kontak dengan keluarga inti, selama berada di kampung halaman, pasien juga pernah kontak dengan beberapa warga lainnya. Dari informasi dilapangan, aktifitas pasirn berupa duduk di kedai dan berburu babi.

“Berdasarkan informasinya, pasien kembali dari Jakarta ke Solok Selatan dulu, setelah itu pulang kerumah orang tuanya di Gunuang Medan. Beberapa hari dirumah, pasien juga pernah duduk di kedai, dan buru babi bersama warga lainnya,” ujar Roza Mardiah.

Meski demikian, guna mengetahui terpapar atau tidaknya orang yang pernah kontak dengan pasien, petugas akan melakukan pengecekan berupa uji swab. uji swab itu akan terlebih dahulu dilakukan terhadap keluarga inti pasien.

“Meski pernah beraktifitas dengan warga, untuk sementara kita utamakan keluarga intinya dulu. Tindakan yang dilakukan, kita swab,” katanya lagi.

Lebih lanjut Roza juga menjelaskan, jika berdasarkan hasil tracing terhadap orang yang pernah kontak dengan pasien positif Covid 19, baik Padang Panjang maupun Solok Selatan, tercatat sebanyak 115 orang. Dari jumlah tersebut, seluruhnya tersebar dari Kecamatan X Koto, Batipuh, dan Batipuh Selatan serta Sungai Tarab.

“Kita kan telah mulai melakukan pengambilan sampel swab terhadap warga yang kontak dengan pasien positif Covid 19. Pengambilan sampel secara bertahap di RSUD Hanafiah dan dilakukan hingga beberapa hari kedepan. satu hari ada 30 orang. Itu termasuk keluarga Pasien yang di Gunuang Medan nantinya,” tutup Roza. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top