Seorang Bocah Terseret Kabel SUTET di Solsel dan Jatuh Setinggi 30 Meter

Penulis -

Sabtu, 29 Juni 2019 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solok Selatan, Prokabar – Seorang anak Ikbal Andani (12) warga Jorong Sungai Padi Utara, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat terseret kabel Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTET) setinggi 30 meter dan terjatuh yang mengakibatkan seluruh badannya memar.

Orang tua korban Febriyenti (40) di Padang Aro, Sabtu, mengatakan pada Jumat (27/6) pukul 15.00 Wib, anaknya Ikbal beserta empat temannya bermain di sekitar kabel SUTET yang masih kendor di sawah warga, dan saat ia memegang kabelnya pekerja melakukan penarikan yang membuat Ikbal terangkat hingga ketinggian sekitar 30 meter.

“Anak saya terseret kabel hingga ke atas karena ia berpegangan pada kabel dan setelah selesai penarikan posisinya sudah tinggi dan tidak kuat lagi bergantung dan jatuh ke pematang sawah, dan sampai di bawah tidak sanggup lagi bergerak,” ujarnya.

Dia menyebutkan orang yang pertama kali melihat anaknya terseret sampai terjatuh adalah seorang petani yang sedang bekerja di sekitar proyek.

Setelah melihat anaknya jatuh petani tersebut memberitahukan ke rumah karena takut kalau langsung menolong.

“Mendapat kabar itu suami saya langsung menjemput Ikbal ke lokasi dan membawanya ke rumah,” ujarnya.

Usai dibawa ke rumah Ikbal tidak langsung dibawa ke dokter atau rumah sakit tetapi dirawat di rumah sampai pukul 18.30 WIB.

“Saat sampai di rumah anak saya tidak bisa menggerakkan badannya, bahkan untuk duduk saja tidak bisa dan seluruh tubuhnya memar,” katanya.

Setelah shalat magrib katanya, pihak perusahaan datang ke rumah dan membawa Ikbal ke Puskesmas Lubuak Gadang.

Setelah sampai di Puskesmas Lubuak Gadang Ikbal langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solok Selatan untuk mendapatkan perawatan.

“Hari ini Ikbal akan dirujuk ke salah satu rumah sakit di Padang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, ” katanya.

SiteManager PT Rekadaya Elektrikal Wendi mengatakanpihaknya beserta sub kontraktor PT IKAM sudah mendatangi keluarga korban.

“Untuk pembiayaan perawatan Ikbal akan dibahas lebih lanjut dengan subkontraktor yakni PT IKAM, ” ujarnya.

Dia menjelaskan pekerja lapangan sebetulnya sudah memperingatkan anak-anak untuk tidak bermain di sekitar proyek.

Menurut dia jarak antara menara cukup jauh sehingga hal seperti itu sulit dipantau oleh pekerja di lapangan.

Sementara terkait rambu peringatan, kalau di dekat lokasi pekerjaan ada tetapi di sepanjang bentangan kabel memang tidak ada.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP M Rosidi mengatakan pihaknya sudah menerima laporan terkait kelalaian perusahaan dalam melaksanakan satu pekerjaan.

“Laporan sudah kami terima dan petugas akan melakukan pengecekan lapangan dulu, ” ujarnya.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB