Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Seniman Minang Serba Bisa Itu Meninggal Dunia

Dibaca : 734

Padang, Prokabar – Berita duka datang dari dunia seni Sumatera Barat. Artis serba bisa, Nedi Gampo menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis (28/2) pukul 07.30 WIB.

“Innalillahiwainnailaihi rojiun

Telah berpulang salah seorang seniman Minang  Nedi Gampo hari ini jam 7.30 di RS Ibnu Sina Padang ..

Mudah mudahan amal baik diterima oleh Allah Swt dan keluarga yang ditinggalkan tabah menerima cobaan ini” tulis informasi yang beredar di media sosial.

Nedi Gampo yang juga Caleg DPRD Provinsi dari Partai Gerindra ini dikenal sebagai seniman kocak. Puluhan album minang sudah ditelurkan, baik solo maupun duet dengan penyanyi lain.

Jelang menghembuskan nafas terakhir, Nedi Gampo dikenal aktif sebagai penyanyi KIM. Almarhum sudah berkeliling Indonesia membesarkan kesenian khas Minangkabau ini. 

Nedi Gampo semasa hidup dikenal sebagai penyanyi dengan sentuhan lirik yang mengocok perut. Dengan ciri khas Ratok Garah, lelaki bertubuh agak ke(me)kar ini tiada duanya dijaman-jaman tersebut. 

Kendati dibumbui humor, namun Nedi Gampo lewat liriknya leluasa menyuarakan kritikan sosial, ya salah satunya tersaji di album “Dimakan Caciang”.

Tak urung, lagu-lagunya populer di tengah masyarakat. Sebut saja “Jawinar”, “Ondeh Amak”, “Pesangon”, “Mabuak”, “Dukun Dianggap Tuhan”, dan “Antaro Kain Baduang jo Kain Kafan”. Kemunculan lagu-lagu itu, sempat mencuri perhatian penikmat musik Minang waktu itu.

Sejumlah Album yang pernah ditelurkan oleh Nedi Gampo di antaranya, 

1. Sagalo Gadang tahun 1993 Produksi Pitunang Record

2. Pisau Silet tahun 1995 Produksi Gita Virma Record

3. Aki Suak tahun 1996 Produksi Baramas

4. Jawinar tahun 1998 Produksi Gita Virma Record

5. Bangku Angek tahun 2000 Produksi Gita Virma Record

6. Uwia-uwia Mintah Gatah tahun 2001 Produksi Gita Virma Record

7. Diamakan Caciang tahun 2005 Produksi Gita Virma Record

8. Angguak-angguak Geleng tahun 2007 Produksi Gita Virma Record

9. Barangkek Kosong tahun 2008 Produksi Balada Record.

(laf/hdp)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top