Sengitnya Debat Kandidat Paslon Kada Pariaman

Penulis -

Minggu, 24 Juni 2018 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar – Persaingan ketat terjadi antara Pasangan Calon (Paslon) Kepala Daerah Pariaman Nomor Urut 1 Mari, 2 DP dan 3 Gema di STIE SUMBAR, Jalan By Pass, Sabtu malam (23/06). 

Dari pengamatan prokabar.com, Debat Kandidat tersebut cukup berjalan alot dan sengit. Pasalnya, mereka lebih kritis dan saling serang dalam beragam pertanyaan.

Pasangan Mari (Mahyuddin-Ridwan) Nomor urut 1 yang didukung partai PKS dan Gerindra terlebih dahulu memaparkan program unggulan sekitar transportasi, seni budaya, tingkat perceraian, pengembangan wisata, pemerintahan bagus dan bersih.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Dari paparanya, Mahyuddin didampingi Wakilnya Ridwan menonjolkan segala regulasi nasional harus realisasilan ke pemerintahan daerah. Dan setiap kebijakan harus mengacu kepada aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Melanjutkan Pariawan sebagai kota tujuan wisata berlandasan budaya dan agama.

Berbeda dengan Paslon DP (Dewi-Pabrizal) nomor urut 2 dengan partai pendukung Nasdem dan Hanuran. Dengan lugas, Istri Wakil DPRD Pariaman bersama wakilnya pengusaha dan perantau memaparkan program yang mengutamakan perubahan moral masyarakat. Rasa malu dengan peningkatan nilai-nilai agama dan budaya lebih ditonjolkan ketimbang pembangunan lainnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sedangkan paslon nomor urut 3, GEMA (Genius-Mardison) lebih menonjol pada pembangunan sumbar daya manusia melalui pembangunan pendidikan gratis, sekolah pariwisata dan berkemampyan bahasa asing, melanjutkan program pariwisata serta pembenahan pemerintahan yang disiplin, cerdas, bersih dan baik.

Selain itu, Genius dan Mardison juga melakukan klasifikasi terhadap berita hoax yang mengarah kepadanya. Dirinya membantah adanya tindakan korupsi dari pembangunan yayasan serta temuan BPK RI tentang pengambilan aset rumah dinas. Semuanya telah dibuktikan bahwa semua tuduhan melalui pemberitaan tendensius tersebut jelas fitnah dan bohong. 

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Kami akan menuntut dan melaporkannya nanti ke pihak kepolisian atas fitnah yang disebar di media sosial tersebut. Namun nanti setelah kami melalui proses tahapan ini. Tindakan tersebut jelas tidak terpuji dan sangat jahat terhadap kami,” tutup Mardison. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB