Semen Padang Kirim TRC dan Dirikan Posko Trauma Healing untuk Korban Banjir Pessel

Penulis -

Selasa, 12 Maret 2024 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Untuk membantu penanganan pasca-banjir di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), PT Semen Padang mengirim relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan tim medis dari Semen Padang Hospital (SPH) ke lokasi banjir di Pessel.

Selain relawan, bersamaan dengan itu juga dikirim bantuan sembako sebanyak 620 paket, serta selimut dan pakaian yang akan dibagikan di dua titik lokasi terdampak bencana banjir, yaitu di Barung-Barung Belantai, Kecamatan Koto 11 Tarusan, dan di Surantih, Kecamatan Sutera.

Pelepasan relawan dan paket sembako serta selimut dan pakaian itu, dilakukan oleh Direktur Operasi PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, di Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang, Selasa (12/3/2024). Pada pelepasan tersebut, turut hadir Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati, dan Dirut SPH, dr. Selfi Farisha.

Direktur Operasi PT Semen Padang, Pri Gustari mengatakan, relawan TRC yang dikirim ke lokasi banjir di Pessel itu merupakan gelombang kedua. Sebelumnya, PT Semen Padang juga mengirimkan 10 orang relawan dari Mine Rescue Team Rescue Team (MRT) Departemen Tambang & Pengelolaan Bahan Baku untuk membantu korban terdampak banjir.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Selain mengirim relawan MRT, Semen Padang sebelumnya juga mengirimkan bantuan bahan makanan untuk kebutuhan dapur umum korban banjir di Pessel yang dikirim melalui Dinas Sosial dan Dinas ESDM Provinsi Sumbar,” kata Pri Gustari usai melepas relawan TRC dan tim medis SPH ke lokasi bencana banjir Pessel.

Untuk relawan TRC Semen Padang ini, Pri Gustari menyampaikan sesampai di Kecamatan Sutera, para relawan ini langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel terkait penanganan pasca-banjir yang terjadi akibat hujan deras sejak Kamis (7/3/2024) sore hingga Jumat.

“Kami berharap, kehadiran TRC ini dapat membantu masyarakat atau korban yang terdampak banjir, ataupun membantu pencarian korban banjir yang mungkin masih belum ditemukan, serta membantu rumah-rumah masyarakat atau fasilitas umum yang mungkin masih tertimbun material banjir,” ujarnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati menambahkan bahwa relawan TRC Semen Padang ini akan berada selama 4 hari di lokasi bencana banjir di Kecamatan Sutera. Selama di sana, mereka juga akan membantu pendistribusian bantuan logistik untuk korban banjir.

“Informasinya, di sana (Kecamatan Sutera) merupakan lokasi yang belum tersentuh oleh bantuan logistik dan relawan. Maka dari itu, sembako yang kami kirim hari ini sebagian akan didistribusikan di Kecamatan Sutera, yaitu di Nagari Surantih,” kata Anita.

Di lokasi bencana, PT Semen Padang bersama SPH juga membuka posko trauma healing dengan melibatkan tim medis SPH yang terdiri dari 2 orang dokter, 5 perawat dan 2 apoteker. “Kami pun juga membawa bantuan obat-obatan dan selimut,” tambah Dirut SPH dr. Selfi Farisha.

Sampai di Tarusan

TRC Semen Padang dan tim medis dari Semen Padang Hospital (SPH) sampai di lokasi Kampung Tanjung, Nagari Duku Utara, Kecamatan Koto 11 Tarusan sekitar pukul 16.00 WIB. Di lokasi ini, tim menyerahkan bantuan Sembako untuk 300 KK. Juga diserahkan bantuan bedcover, dan pakaian anak anak, dan dewasa.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Tokoh masyarkat Kampung Tanjung Simon tanjuang menyampaikan terimakasih atas bantuan tim Semen Padang Group. “Di Kampung Tanjung ini ada sebanyak 250 KK yang terisolas dan butuh bantuan. Banyak di antara warga sejak Jumat (8/3/2024) kelaparan karena belum mendapat bantuan,” tutur Simon dengan mata berkaca-kaca.

“Lokasi di Kampung Tanjung terisolasi karena akses jalan tertutup oleh kayu dan batu-batu. Penduduk di dalam lebih banyak di luar, dan sangat butuh bantuan sampai saat ini,” kata Simon.

Setelah dari 11 Koto Tarusan, sekitar pukul 17.00 WIB, relawan TRC dari perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara itu bersama tim medis dari SPH kemudian melanjutkan misi kemanusian ke Kecamatan Surantih. (*/eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB