Bogor,Prokabar — Skuad Semen Padang FC terpaksa kehilangan tiga poin saat menghadapi Bhayangkara FC pada laga perdana di grup B Piala Presiden 2019.
Bermain dihadapan pendukung sendiri, di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Minggu (3/3), tuan rumah berhasil menaklukkan Pasukan Kabau Siran (jululan SPFC) dengan skor 4-2.
Sejak peluit babak pertama ditiup, Bhayangkara FC sudah menekan pertahanan tim tamu. Terbukti, memasuki menit kesembilan, lewat sundulannya Anderson Salles, membuka kemenangan Bhayangkara FC setelah menyambut sepak pojok dari Lee Yu Jun. 1-0 tuan rumah memimpin.
Jalannya pertandingan masih dikuasai Bhayangkara FC, tekanan demi tekanan masih coba mereka dilakukan. Sebuah ancaman dilakukan oleh Dendy Sulistyawan namun masih dapat diamankan kiper Semen Padang, Teja Paku Alam. Peluang Vendry Mofu juga masih dapat digagalkan oleh kiper Teja Paku Alam.
Hingga turun minum skor masih tetap bertahan 1-0 bagi keunggulan Bhayangkara FC.
Setelah menelan kekalahan pada babak pertama, anak asuh Syafrianto Rusli mencoba bangkit di babak kedua. akhirnya Semen Padang mampu menyamakan skor menjadi 1-1 lewat sepakan jarak jauh Nildo Victor Juffo pada menit ke-68.
Tak mau kalah, bereselang lima menit, Bhayangkara kembali memimpin lewat gol Dendy, setelah memanfaatkan umpan Herman Dzumafo di dalam kotak penalti Semen Padang. Skor pun menjadi 2-1 untuk keunggulan Bhayangkara.
Memasuki menit ke-79, pemain pengganti Ilham Udin Armaiyn membuat Bhayangkara FC melesat jauh “menenggelamkan” SPFC, setelah menyelesaikan sebuah umpan terobosan.
Kubu tim Kebanggaan Urang Awak ini juga tak mau diam, artinya, SPFC masih memberikan perlawanan, Zitte menjebol gawang Bhayangkara FC guna membuat skor menjadi 2-3.
Pertandingan masihb berjalan seru setelah keduanya sering balik menyerang. Pada menit ke-89, Muhamad Hargianto memastikan Bhayangkara FC menang 4-2 lewat tendangannya setelah memanfaatkan bola muntah di depan gawang Semen Padang.
Meski Semen Padang masih memberikan perlawanan namun hingga wasit meniupkan peluit panjang di akhir laga, Bhayangkara FC masih tetap mampu mempertahannkan hingga peluit panjang ditiup. (gas)
















