Semen Padang dan PNP Perluas Program BANGSA. Cetak Generasi Unggul Anak Nagari

Penulis -

Senin, 28 April 2025 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar- PT Semen Padang bersama Politeknik Negeri Padang (PNP) kembali memperkuat komitmen di bidang pendidikan dengan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) Program BANGSA (Beasiswa Anak Nagari Semen Padang) untuk penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2025/2026. Penandatanganan MoU berlangsung di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Kampus PNP, Senin (28/4).

Selain Program BANGSA, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pembukaan Pekan Kreativitas Teknologi Olahraga dan Seni (PKTOS) Genap 2025, serta penandatanganan MoU Nagari Digital antara PNP dan 19 nagari di Kabupaten Tanah Datar. MoU Program BANGSA ditandatangani oleh Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, dan Direktur PNP, Surfa Yondri.

Acara ini turut disaksikan Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, jajaran Wakil Direktur PNP, ketua jurusan, tenaga pendidik, mahasiswa, serta Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Ilham Akbar, bersama staf lainnya.

Iskandar Z Lubis menyampaikan PT Semen Padang yang merupakan bagian dari SIG, tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan Program BANGSA dengan mekanisme rekrutmen yang diperbaharui. Jika sebelumnya seleksi dilakukan secara terpisah, kini penerimaan calon penerima beasiswa diintegrasikan melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Rekrutmen Program BANGSA tahun ini kami integrasikan ke dalam seleksi nasional. Kandidat penerima beasiswa akan dipilih berdasarkan hasil SNBP dan SNBT,” jelas Iskandar.

Pilihan program studi juga diperluas. Selain Teknik Mesin, kini tersedia tiga program studi tambahan, yakni Teknik Sipil, Teknologi Informasi, dan Teknik Elektro. Meski demikian, kuota penerima beasiswa tetap dipertahankan sebanyak 25 orang.

“Dengan pilihan program studi yang lebih beragam, kami berharap dapat menjangkau lebih banyak minat dan potensi calon mahasiswa,” tambahnya.

Program BANGSA menyasar siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu yang berasal dari 12 kelurahan di tiga kecamatan di Kota Padang, yaitu Lubuk Kilangan, Pauh, dan Lubuk Begalung.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Program ini tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan untuk membangun masa depan generasi muda di wilayah operasional kami,” tegas Iskandar.

Selain pemberian beasiswa, PT Semen Padang juga membuka peluang kerja sama lebih luas dengan PNP, seperti pemanfaatan fasilitas workshop dan kelas praktik di lingkungan perusahaan. Kesempatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman industri langsung bagi mahasiswa.

“Kami siap mendetailkan mekanisme kerja sama ini untuk mendukung integrasi antara dunia pendidikan dan industri, sehingga lulusan lebih siap menghadapi dunia kerja,” ujar Iskandar.

Sementara itu, Direktur PNP Surfa Yondri mengapresiasi keberlanjutan Program BANGSA. Ia menilai integrasi seleksi nasional akan meningkatkan kualitas akademik para penerima beasiswa.

“Melalui jalur seleksi nasional, kami berharap dapat menjaring calon mahasiswa terbaik yang mampu berkompetisi dan berprestasi,” ujarnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Surfa juga menyatakan kesiapan PNP untuk memperluas kerja sama dengan PT Semen Padang, mencakup program magang, penelitian terapan, dan pengembangan keterampilan berbasis industri.

“Kami terbuka untuk berbagai bentuk kolaborasi yang bermanfaat bagi mahasiswa, institusi, dan dunia usaha,” tambah Surfa.

Ia berharap Program BANGSA terus diperluas agar dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan pendidikan di Sumatera Barat.

Pada tahun 2024, Program BANGSA pertama kali digelar dengan seleksi melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), menghasilkan 25 calon mahasiswa baru (camaba) yang berhak menerima beasiswa untuk Program Studi D-III Teknik Mesin di PNP.

Kolaborasi antara PT Semen Padang dan PNP ini juga sejalan dengan program Asta Cita Pemerintah RI, khususnya dalam misi meningkatkan akses pendidikan berkualitas dan mempercepat pembangunan sumber daya manusia unggul di seluruh penjuru Tanah Air. (*/Eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB