Padang, prokabar – Pemain asal Sumbar akan ikut meramaikan Kompetisi Liga 1 2021/2022. Setidaknya, sampai saat ada sembilan pemain asal Ranah Minang yang terdeteksi, dan akan menjadi “wakil” Ranah Minang di kompetisi kasta tertinggi tersebut.
Sembilan pemain tersebut tersebar di sejumlah tim kontestan Liga 1. Walaupun Semen Padang FC masih berkutat di Liga 2, namun potensi pemain-pemain asal Sumbar tetap dilirik klub-klub lain.
Tidak sekadar tercatat sebagai anggota skuad, tapi banyak diantara mereka yang diyakini bisa bersaing untuk merebut posisi di tim inti.
Berikut catatan bolabeten.com sembilan pemain asal Sumbar yang akan berkompetisi di Liga 1 2021/2022:
1. Irsyad Maulana
Pemain berpengalaman yang sudah malang melintang di kompetisi level elit Indonesia. Saat ini pemain berusia 28 tahun ini memperkuat Persita Tangerang. Bergabung sejak Piala Menpora 2021, Persita memperpanjang masa kerja Irsyad untuk Liga 1 2021/2022.
Irsyad diyakini akan mendapat menit bermain yang banyak di Persita, karena selama Piala Menpora 2021, mantan kapten tim Semen Padang FC ini cukup mendapat kepercayaan dari pelatih Widodo C Putra.
2. Novri Setiawan
Pemain jebola SAD Uruguay ini, menjadi pemain tak tergantikan di Persija Jakarta. Enam musim di klub ibukota itu, Novri memang sulit disentuh oleh klub-klub lain. Pemain asal Padang Pariman ini memang sudah terlanjur betah di Persija.
Pemain serba bisa ini mampu bermain di berbagai posisi, baik sebagai full back maupun sebagai winger. Bahkan untuk Liga 1 kali ini, Novri sudah bertekad akan membawa Persija menjuarai Liga 1.
3. Leo Guntara
Lepas dari PSM Makassar dan sempat pulang ke Semen Padang FC untuk musim 2020. Beruntung, Leo Guntara tak lama-lama menganggur karena dilirik oleh Borneo FC, dan kjlub asal Kalimantan Timur itu pun menjadi pelabuhan jebolan Semen Padang FC U-21, yang juara ISL U-21 2014.
Leo pemain yang berposisi sebagai bek kiri, kembali mencuat namanya saat Liga 1 2019 bersama Semen Padang. Walaupun SPFC tak selamat dari degradasi, tapi penampilan Leo cukup menyita perhatian. Setelah itu dia direkrut PSM Makassar, tapi kompetisi dibatalkan.
4. Aed Tri Oka
Pemain asal Sungai Tarab ini, beruntung bisa meneruskan karirnya di Tira Persikabo. Walaupun saat Piala Menpora lalu, Oka tak dapat menit bermain. Eks PSPS, Persija, dan Persela Lamongan ini ternyata mampu memikat pelatih Tira Persikabo.
Namun, untuk mendapat menit bermain dan masuk skuad inti, pemain yang berposisi sebagai center bek ini bakal cukup sulit. Terlalu banyak pesaing berkelas disana, Oka bakal jadi cadangan mati disana jika tak mampu meningkatkan kualitas permainannya secara signifikan.
5. Jandia Eka Putra
Sejak tahun 2017 di PSIS Semarang, kiper gondrong ini telah menjadi idola suporter Laskar Mahesa Jenar. Walau tergolong kiper senior yang kini brusia 34 tahun, Jandia hampir dipastikan akan menjadi kiper utama PSIS Semarang.
Pemain yang diguyoni sebagai “kembaran” Virgil van Dijk ini, adalah portiere andalan Semen Padang FC sebelum dia hijrah ke PSIS, usai SPFC terdegradasi dari Liga 1 tahun 2017.
6. Teja Paku Alam
Pemain asal Pesisir Selatan ini masuk jajaran kiper elit di Indonesia. Berkali-kali dapat panggilan Timnas, tetapi belum dapat kesempatan me3ntatatkan caps di Timnas. Persib beruntung mendapatkan jasa mantan kiper Semen Padang dan Sriwijaya FC ini.
Teja berpeluang menjadi kiper utama Persib, walau punya saingan yang tak kalah berkelas seperti kiper senior I Made Wirawan, Muhammad Natshir, dan kiper muda Aqil Savik.
7. Afdal Yusra
Pemain asal Padang Panjang ini termasuk striker muda potensial. Namun, cedera panjang menerpanya yang membuatnya hampir absen satahun. Mantan striker Semen Padang U-19 dan Persita Tangerang ini adalah striker oportunis dan petarung hebat.
Barito Putera menjadi pelabuhan karir pemain berusia 23 tahun ini. Mungkin belum akan menjadi striker utama, namun pemain yang memakai jersey nomor 99 Barito ini, berpotensi bangkit menjadi striker muda yang akan menggebrak Liga 1.
8. Fadillah Nur Rahman
Anak Lubuk Alung yang kini berseragam Madura United, adalah salah satu pemain muda yang diprediksi bakal unjuk kemmpuan di Liga 1 2021. Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan sudah memberikan sinyal, akan memberikan menit bermain yang banyak bagi pemain mudanya.
Termasuk Fadil, adalah pemain muda potensial Madura United. Apalagi, jebolan PPLP Sumbar ini sudah banyak pengalaman saat memperkuat Timnas U-16 dan Timnas U-19. Pemain serba bisa yang bisa berposisi sebagai center bek dan gelandang bertahan ini adalah kandidat bintang muda yang bakal unjuk kemampuan di Liga 1.
9. Aldo Claudio
Pemain muda asal Padang, tepatnya binaan PSTS Tabing ini adalah pemain yang berposisi sebagai Bek Tengah. Sebelum menjadi pemain Persik Kediri, Aldo sempat bermain di Klub Persiwa Wamena dan sempat juga membela Timnas usia muda.
Sayangnya, karir Aldo sempat tercemar karena hukuman Komdis PSSI, setelah terlibat kasus pemukulan wasit saat memperkuat Persiwa Wamena tahun 2018. Aldo dijatuhi hukuman tak boleh bermain di kompetisi PSSI seumur hidup. Namun, berkat banding yang diajukannya, Aldo bisa bebbas dari hukuman itu. Aldo pun berlabuh di Persik Kediri sejak akhir tahun 2020.(RMO)
















