Selamatkan ABA Agus Salim, Alumni Siap Badoncek

Penulis -

Rabu, 8 September 2021 - 18:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, Prokabar – Nasib ABA-STBA Agus Salim Bukittinggi nasibnya memiriskan. Kampus yang sempat jaya tahun 90 an ini, bakal dijual oleh Yayasan Indonesia Raya. Alasannya, yayasan tidak mampu lagi membayar biaya operasional.

Kondisi kampus ini membuat alumni prihatin. Bahkan untuk menyelamatkan kampus ini alumni mengaku siap badoncek.

Ketua Alumni ABA – STBA Haji Agus Salim, Mukhsin menyebut akan  bernegosiasi dengan pihak yayasan untuk menyelamatkan sekolah tinggi bahasa asing tersebut

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Tentunya kami berharap pihak yayasan bisa mempertimbangkan hal ini , kalau dilihat dari sejarahnya ABA Budi Dharma adalah milik masyarakat sebelum bergabung dengan Yayasan Indonesia Raya dan penggabungan ini tanpa syarat tanpa jual beli” kata Mukhsin yang didampingi Ramdalel.

“Pada masa keemasannya sekolah tinggi ini juga pernah mensubsidi pendapatannya untuk membantu STIE Haji Agus Salim.yang juga bernaung di Yayasan Indonesia Raya , Kemudian digabungkan menjadi Intitut Tekhnologi Bukittinggi Haji Agus Salim,” lanjutnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Menurut Randalel , keseriusan ini dibuktikan dengan membentuk yayasan alumni. “Semoga ini juga menjadi pertimbangan,” harap Ramdalel.

Sementara itu Ketua Umum Gerakan Masyarakat Minang Peduli Pendidikan (GMPP) H. Febby Dt Bangso menyayangkan dan miris jika di sumatera barat yang terkenal intelektual mau memperjual belikan izin penyelenggarakan pendidikan.

“Kita menyentuh para tokoh masyarakat urang awak di ranah dan di rantau kiranya bisa memberikan dukungan moral kepada alumni kalau memang alumni ingin menyelamatkan sekolah tinggi bahasa asing tersebut dengan harapan kreatifitas dan inovasi baru akan muncul untuk meningkatkan mahasiswa pada masa yang akan datang,” jelas Febby.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Kami juga mengetuk hati nurani kiranya sekolah atau perguruan tinggi janganlah mengedepankan industri bisnis nya dibandingkan dengan nilai nilai pendidikannya,” pungkas Febby.(rls).

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB