Tanah Datar, Prokabar – Arist Merdeka Sirait menyambangi Mapolres Tanah Datar, Kamis (27/9). Kedatangan orang nomor satu di Komnas Pelindungan Anak Indonesia ini untuk menyerahkan penghargaan kepada Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas yang telah peduli terhadap anak.
Selain itu, Arist Merdeka Sirait juga mensosialisasikan hak-hak anak kepada jajaran kepolisian di Resort Tanah Datar.
Pria kelahiran Pematang Siantar ini mengatakan terdapat 10 hak anak yang mesti menjadi perhatian masyarakat, orang tua dan hak tersebut juga dijamin oleh komite international.
“Setiap orang tua sering lupa menanyakan kepada sang anak setiap pulang beraktifitas. Orang tua cenderung menanyakan, sudah makan? sudah salat? Namun tidak pernah menanyakan kepada anak jika sudah bermain. Padahal, bermain merupakan salah satu dari 10 hak anak yang harus mereka dapatkan,” ujar pria kelahiran 17 Agustus 1960 ini.
Dalam sosialisasi ketua komisi nasional perlindungan anak, menyampaikan jika orang tua jangan mementingkan ego sendiri namun juga harus memikirkan pekembangan anak.
Selain apresiasi kepada Kapolres, Komite Nasional Pelindungan Anak Indonesia juga memberikan kesempatan kepada Kapolres Tanah Datar masuk dalam nominasi Komnas Perlindungan Anak Indonesia Award yang akan dilaksanakan 3 November mendatang.
Sementara itu, Kapolres Tanah Datar mengungkapkan jika telah melakukan berbagai terobosan dalam melindungi anak terutama dari kecelakaan lalu lintas. Terobosan yang dimaksud tersebut dengan menyediakan 2 bus Dalmas untuk menjemput anak-anak untuk berengkat kesekolah.
“Kami, Polres Tanah Datar menyediakan 2 bus Dalmas untuk menjemput anak-anak ke sekolah. Dan hal ini dilakukan guna menekan angka kecelakaan lalu lintas terhadap pelajar yang umumnya sama-sama berangkat saat jam kantor ketika hendak ke sekolah. Hal ini telah dilakukan sejak tanggal 3 Mei 2017,” ucap Kapolres
Selain itu, berbagai program terhadap anak lainnya juga dilakukan, salah satunya pembinaan terhadap polisi cilik, dan patroli keamanan sekolah. Selain itu, Polres Tanah Datar juga memiliki sekolah luar biasa atau SLB di Kecamatan Lintau, yang mana sekolah tersebut hanya ada 3 di Indonesia dan salah satunya di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
“Anak terdiri dari 4 huruf, dimana masing masing huruf memiliki makna, A amanah, N nikmat, A antarkan mereka ke jenjang dewasa dan mandiri, K kesolehan akan mengantarkan ke akhirat kelak,” tutup Kapolres.(eym)
















