Sektor Pertanian Meningkat, Pessel Berpotensi Jadi Lumbung Pangan

Penulis -

Senin, 24 Desember 2018 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar — Besarnya potensi yang dimiliki Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) di sektor pertanian, akan menjadi jaminan bagi masyarakat daerah itu dalam meningkatkan perekonominya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Distanhortbun) Pessel, Jumsu Trisno mengatakan, agar harpan itu tercapai, maka pengelolaan potensi yang ada itu harus dilakukan secara maksimal. Salah satu upayanya adalah dengan memanfaatkan teknologi berupa alat mesin pertanian (Alsintan).

“Pengelolaan lahan dengan menggunakan Alsintan ini, tidak saja membuat produktivitas masyarakat petani menjadi tinggi, tapi juga bisa meningkatkan hasil produksi,” ujarnya kepada Prokabar.com Senin (24/12).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ia menambahkan, bahwa tahun 2017 produksi padi Pessel rata-rata per hektare sebanyak 5,01 ton. Tahun 2018 mengalami peningkatan penjadi 5,78 ton.

“Dengan maksimalnya pengelolaan lahan dengan memanfaatkan teknologi Alsintan, maka bukan saja peningkatan produksi yang bisa tercapai. Tapi juga peningkatan terhadap musim tanam agar Pessel benar-benar bisa menjadi lumbung panganya Sumbar di masa mendatang,” ungkapnya. 

Upaya yang juga dilakukan Pemkab Pessel melalui Alsintan, ternyata mampu meningkatkan produktivitas lahan, terutama tanaman padi, sebab tahun 2018 produksi padi Pessel telah mencapai 5,78 ton per hektare, dari 5,01 ton per hektare tahun 2017.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Karena besarnya potensi lahan yang dimiliki oleh Pessel, sehingga bila sektor itu digarap secara maksimal, akan menjadikan daerah itu menjadi lumbung padinya Sumatera Barat (Sumbar).

“Namun untuk mencapai harapan itu, petani juga diminta agar benar-benar serius melakukan penggarapan pada lahan yang ada, disamping juga mau belajar dan terus belajar, bagai mana cara bercocok tanam yang benar,” ingatnya.

Sehingga, katanya, sektor pertanian bisa memberikan jaminan terhadap kesejahteraan masyarakat, bila dikelola secara baik dan profesional.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Apa lagi bila pengelolaanya dilakukan dengan menggunakan Alsintan, sebab selain menghemat waktu, pengerjaanya juga bisa dilakukan dengan capat dan lebih mudah,” ujarnya lagi.

Lebih jauh, Jumsu menjelaskan, bahwa berkat peningkatan produksi rata-rata per hektare itu, sehingga peningkatan produksi padi terus mengalami peningkatan sejak tahun 2016 silam. 

Sebab tahun 2016 produksi padi Pessel 270 ribu ton, tahun 2017 meningkat menjadi 340 ribu ton. “Peningkatan itu juga terjadi di tahun 2018, yang saat ini masih dilakukan kalkulasinya,” tutupnya. (Min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB