Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Sekolah Dibuka Januari. Riswandi: Selagi Aman, Guru Tidak Perlu Swab Tes

Dibaca : 521

 

Tanah Datar, Prokabar. Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar mulai mempersiapkan tindak lanjut keputusan pemerintah untuk mengizinkan kegiatan tatap muka di sekolah mulai januari 2021 mendatang. Berdasarkan hasil rapat kordinasi bersama perwakilan sekolah berbagai tingkatan di 14 Kecamatan dan OPD terkait serta organisasi profesi maka disepakati jika kegiatan tatap muka mesti mengacu pada protokol kesehatan yang ketat.

“ upaya menindaklanjuti SKB pak Mentri, dan kami dipemerintah daerah melaksanakan rapat kordinasi yang dihadiri oleh beberapa OPD terkait, dan juga Kemenag serta beberapa organisasi profesi, perwakilan sekolah di kecamatan dan yang hadir ada sekitar 55 orang tadi dan diberikan arahan oleh Plt Bupati terkait dimulainya awal januari 2021 PBM secara terbuka kita harus mempersiapkan segala sesuatu kondisi teknis melalui kondisi sekolah,” ucap Riswandi, Kepala Dinas Pendidikan Tanah Datar saat ditemui di kantor Bupati setempat senin (7/12).

Dalam penyelenggaran kegiatan tatap muka nantinya, sekolah mesti menyediakan infrastruktur pendukung seperti tempat cuci tangan, desinfektan, dan thermogun atau alat pengukur suhu tubuh. Selain itu, teknis pembelajaran juga dilakukan dua sfit, dimana dalam pola pembelajarannya, pihak sekolah mesti memberlakukan jaga jarak antar siswa saat proses belajar mengajar berlansung.

Dalam menimalasir penyebaran covid 19 kata Riswandi, siswa yang belajar pada siang hari atau shif dua yang hendak beribadah juga mesti menggunakan peralatan atau perkengkapan pribadi. Begitu juga dengan makan dan minum, dan untuk sementara kantin mungkin tidak dibuka dulu. semuanya sesuai dengan regulasi, dan telah disepakati tadi dan sepakat januari kita mulai buka sekolah dengan harapan kebersamaan, kerjasama, kordinasi dimana kita bisa semakin melekat resiko resiko yang terjadi. Tentu kita tidak mau nanti muncul cluster baru diawal semester genap misalnya,” lanjut Riswandi.

Meski kegiatan belajar tatap muka berlansung ditengah pandemi covid 19, namun sayang Riswandi mengaku tidak akan melakukan tes usap atau swab tes terhadap guru atau tenaga pendidik sebelum dimulainya kegiatan tatap muka disekolah. Menurutnya, kondisi aman atau tidaknya seorang guru hanya diketahui secara lansung oleh pihak sekolah.

“ sejauh tidak ada kondisi yang tidak memungkinkan maka tidak perlu dilakukan swab tes. Karena memang kita liat kondisi (guru) pihak sekolah yang tahu persis, kondisi gurunya seperti apa. Kalua ada indikasi kita dorong untuk swab tes tapi kalau dia aman dan terkendali maka tidak perlu swab tes” tutupnya saat menanggapi ada atau tidaknya swab tes terhadap tenaga pendidik nantinya. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top